Pria Ini Curhat Kesal Istrinya Terlalu Percaya Takhayul, Suka Membaca Mantra

Sabtu, Mei 14, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Pria Ini Curhat Kesal Istrinya Terlalu Percaya Takhayul, Suka Membaca Mantra

Masalah rumah tangga memang tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Apa pun itu, suami dan istri perlu membicarakannya baik-baik, lalu mencari solusinya bersama.

Namun, bagaimana cara menghadapi pasangan yang sangat percaya takhayul? Dilansir dari Times of India, Sabtu (14/5/2022), seorang pria anonim mengaku bingung karena tengah berurusan dengan masalah tersebut.

"Istri saya adalah wanita yang sangat percaya takhayul hingga tidak akan membiarkan saya memutuskan sendiri apa yang ingin saya lakukan," ungkap pria itu.

Awalnya, pria mengaku biasa saja, bahkan cenderung lucu, saat melihat sang istri mulai melakukan hal-hal tertentu. Namun, belakangan itu semakin sulit dia toleransi. Pria ini bahkan mengaku tidak bisa keluar rumah sebelum istrinya membacakan mantra.

Ilustrasi pasangan bertengkar (Pexels.com/Kampus Production)

"Saya ingin mengatakan kepadanya bahwa saya tidak percaya pada hal-hal ini dan dia seharusnya tidak memaksa saya mengikutinya. Bagaiaman cara paling aman untuk melakukannya?"

Curhatan pria ini pun ditanggapi seorang psikiater bernama dr. Preeti Parakh. Menurutnya, si pria bisa mulai membahas topik terkait saat istrinya tampak tenang dan santai.

"Katakan padanya bahwa Anda mengkhawatirkan sesuatu dan ingin membicarakan itu dengannya. Sikap Anda harus tenang dan tidak emosional saat membahas topik ini. Pastikan Anda tidak meninggikan suara Anda, bahkan jika dia marah atau tertekan, katakan padanya semua yang ingin Anda sampaikan," tutur dr. Preeti Parakh.

Kuncinya adalah bersikap tegas tapi tidak agresif. Jika suami bisa menjaga diri agar tetap tetang, diskusi tidak akan berubah menjadi pertengkaran. Sebaliknya, jika suami bereaksi keras terhadap penyangkalan istri, itu bisa berakhir dengan kemarahan tanpa mencapai apa pun.

Pembicaraan tentang kebiasaan istri yang sangat percaya takhayul ini, menurut dr.Preeti Parakh, juga tidak cukup hanya dilakukan sekali.

"Anda mungkin perlu mengangkat topik lagi untuk menegaskan kembali sudut pandang Anda, tapi saat itu, Anda pun perlu memastikan bahwa Anda tegas dan tidak agresif," tandasnya.




Sumber : SUARA

0 comments: