Unik, Warga Serangan Bali Tukarkan Sampah Plastik dengan Sembako

Jumat, Mei 27, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Warga di Serangan, Denpasar, Bali, ketika menukarkan sampah plastiknya dengan sembako berupa mie instan hingga beras, Jumat (27/5/2022). (Foto: Ni Made Lastri Karsiani Putri/detikBali)

Denpasar - Wayan Senyum, salah satu warga Serangan, Denpasar, Bali, tampak antusias ketika menukarkan sampah plastiknya dengan sembako di rumah perajin di Serangan, Denpasar, Bali pada Jumat (27/5/2022) pagi.

Ia mengaku sudah dua kali menukarkan sampah plastik menjadi sembako.

"Hari ini saya bawa sampah plastik kira-kira 1 kilogram dan tadi ditukar 1 kilogram beras, 1 mie instan dan 2 telur," kata Wayan Senyum kepada detikBali.


Sampah-sampah plastik yang dia bawa merupakan sampah plastik bekas yang sudah tak terpakai. Butuh waktu sekitar dua minggu untuk dapat mengumpulkan 1 kilogram sampah plastik.

"Jujur senang sekali karena bisa nukar sampah jadi sembako karena biasanya sampah plastik di tempat saya kan dibuang tapi kalau sekarang bisa ditukar dan diolah. Besok-besok saya juga bakal lebih sering ikut nukarin sampah," ujar perempuan 34 tahun ini.

Koordinator Komunitas Partnership Kura-kura Bali dengan masyarakat Desa Serangan, I Wayan Patut menjelaskan program penukaran sampah dengan sembako ini baru berjalan sejak April 2022 lalu.

"Kami mengubah pola, tak lagi memberikan uang, tapi lebih kepada pemberian sembako. Kalau kita berikan uang yang menikmati ya hanya satu orang. Beda halnya ketika diberikan sembako, itu akan dinikmati satu keluarga sehingga rasa tanggungjawab ada di keluarga, bukan individu," kata I Wayan Patut.

Menurutnya, pemberian sembako tersebut merupakan penghargaan kepada warga karena telah turut berpartisipasi dalam memilah sampah dan peduli akan kebersihan Serangan, Bali.

"Sehingga kami harapkan kedepannya, warga Serangan bisa terus secara bersama-sama ikut bergerak untuk membersihkan sampah plastik. Dan Serangan bisa bebas dari pencemaran sampah plastik," sebutnya.

Adapun jumlah warga menukarkan sampahnya yang hari ini sebanyak 70 orang. Jenis sampah yang ditukarkan antara lain plastik atau kresek dan plastik jenis ADPE.

Selain penukaran sampah, pihaknya bersama beberapa organisasi seperti tim Kura-kura Bali, BTD, Relawan Sehati, Pembudidaya Terumbu Karang, Green Blow Island Serangan dan lainnya juga menggelar kegiatan pemungutan sampah pada Jumat (27/5/2022).

"Kami merayakan hari keanekaragaman hayati nasional dan tadi kami mengambil sampah plastik dengan perjalanan sepanjang 1 km dari rumah ini hingga Pasar Adat Serangan," ungkapnya.

Sebanyak 80 orang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan total sampah plastik yang terkumpul sebanyak 4 kubik.

Nantinya, sampah-sampah tersebut akan dikumpulkan dan diolah menjadi souvenir untuk delegasi KTT G-20 di Bali.

Ratusan produk dari Komunitas Partnership Kura-kura Bali dengan masyarakat Desa Serangan akan ditampilkan dalam KTT G-20.

Produk-produk ini terdiri dari kerajinan berupa ikan, kura-kura, dan tempat sabun. Ada juga kursi, meja, pot-pot tanaman hingga jukung. (*)


Sumber : detik.com

0 comments: