Wisata Tawangmangu, Wajib Kunjungi 10 Destinasi Ini!

Senin, Mei 30, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Jakarta - Tawangmangu dikenal akan wisata alamnya yang indah. Berikut 10 rekomendasi wisata Tawangmangu yang dirangkum dari berbagai sumber.

Tawangmangu yang merupakan bagian dari Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Berhawa sejuk, kecamatan di lereng Gunung Lawu ini menawarkan beragam destinasi wisata.

Letak Kecamatan Tawangmangu yang berada di kaki Gunung Lawu, membuatnya memiliki udara yang sejuk dan cenderung dingin. Selain itu, lokasi ini juga membuat Tawangmangu memiliki beragam destinasi wisata, terutama wisata alam yang menawan.

Berikut 10 destinasi wisata Tawangmangu yang wajib dikunjungi oleh travelers:
1. Agrowisata Desa Nglurah
Desa Nglurah merupakan desa wisata penghasil tanaman hias terbesar di Indonesia. Pada 2001, desa ini dinobatkan sebagai desa wisata kebun bunga. Hingga saat ini, tanaman hias yang dihasilkan dari Desa Nglurah sudah diekspor ke mancanegara, dua di antaranya yaitu ke negara tetangga, Singapura dan Malaysia.

Agrowisata Desa Nglurah dikenal akan pemandangannya yang indah. Tidak hanya dihiasi oleh berbagai tanaman hias, namun pemandangan sekitar desa yang terletak di kaki gunung ini juga dapat memanjakan mata.

Untuk menuju desa wisata ini cukup mudah, setelah tiba di Kecamatan Tawangmangu, travelers dapat mengikuti rute Candi Menggung - Nglurah yang akan mengantarkan langsung ke gapura Desa Nglurah. Jika travelers ingin berkunjung, Agrowisata Desa Nglurah ini tidak dikenai tiket masuk. Travelers hanya perlu membayar tarif retribusi atau parkir.

2. Rumah Atsiri Indonesia

Merupakan kawasan hasil restorasi dari kompleks pabrik Citronella Indonesia-Bulgaria dari tahun 1963. Rumah Atsiri Indonesia menawarkan wisata edukatif seputar pembuatan minyak aromaterapi.

Rumah Atsiri dibuka untuk kunjungan sejak tahun 2018, destinasi ini menawarkan kunjungan ke berbagai fasilitas pabrik. Seperti kebun aromatik, laboratorium penelitian, rumah produksi, pusat pelatihan, museum, restoran, toko-toko, dan area untuk penyelenggaraan acara.

Destinasi ini terletak di Jalan Watusambang, Desa Plumbon, Kecamatan Tawangmangu. Untuk wisatawan yang ingin sekedar berkunjung, Rumah Atsiri bisa didatangi tanpa membayar tiket masuk. Namun, jika travelers ingin berkunjung secara privat, maka perlu membayar tiket khusus dengan harga minimal Rp 50.000 per orang.

Rumah Atsiri juga menawarkan paket-paket tur yang beragam, sesuai dengan kebutuhan pengunjung. Mulai dari paket full-day tour selama 8 jam, paket setengah hari selama 4 jam, hingga paket untuk kegiatan sekolah dan perusahaan.

3. Sakura Hills
Sakura Hills merupakan destinasi wisata yang terletak di kaki Gunung Lawu. Destinasi ini menawarkan pemandangan gunung yang dipadukan dengan nuansa tradisional Jepang. Tidak hanya dihiasi oleh replika bunga sakura, namun tempat ini juga menghadirkan beragam bangunan khas Jepang.

Ketika masuk, wisatawan akan disambut oleh bangunan menyerupai benteng Takeshi. Kemudian ada pula gapura-gapura merah khas Jepang yang menghiasi jalan. Sakura Hills juga menyediakan banyak spot foto yang unik dengan unsur Jejepangan yang jarang ditemui di tempat wisata lain. Namun, tidak hanya spot foto, tempat ini juga menawarkan penyewaan kostum kimono yang dilengkapi dengan payung khas Jepang.

Sakura Hills berlokasi di Jalan Raya Matesih-Tawangmangu Nomor 16, Desa Gondosuli Kidul, Kecamatan Tawangmangu. Destinasi ini buka setiap hari pada pukul 08.00-16.00 WIB. Tiket masuk Sakura Hills cukup terjangkau, yaitu Rp 20.000 untuk orang dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak. Untuk weekend, terdapat kenaikan harga tiket untuk orang dewasa, yaitu menjadi Rp 25.000.

4. Bukit Sekipan

Wisata Bukit Sekipan merupakan destinasi yang cocok dikunjungi oleh semua kalangan. Baik anak muda, dewasa, hingga anak-anak. Karena destinasi ini menghadirkan cukup banyak atraksi, mulai dari pemandangan alam sekitar yang indah, beragam spot foto, hingga permainan untuk anak-anak.

Atraksi yang ditawarkan Bukit Sekipan di antaranya yaitu, miniatur landmark dunia. Di area ini terdapat berbagai landmark dunia seperti kincir angin Belanda, mumi Mesir, Taj Mahal India, dan Menara Petronas Malaysia. Selain itu, ada pula miniatur Kapal Titanic, jembatan goyang, rumah adat, mini rollercoaster, arena outbond, hingga studio foto yang dilengkapi berbagai set tema.

Bukit Sekipan terletak di Dusun Kramat, Desa Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu. Bukit ini beroperasi setiap hari pada pukul 08.00-17.00 WIB untuk weekdays, dan 08.00-18.00 untuk weekend. Tarif masuk yang dikenakan di Bukit Sekipan adalah sebesar Rp 50.000-100.000. Rp 50.000 untuk tiket reguler dan Rp 100.000 untuk tiket terusan.

5. The Lawu Park
The Lawu Park merupakan area rekreasi lengkap yang tidak hanya menyajikan pemandangan, tetapi juga beragam kegiatan. Destinasi wisata Tawangmangu yang satu ini sangat cocok untuk dikunjungi keluarga. Baik untuk sekedar bermain, maupun berkemah.

Area the Lawu Park merupakan kawasan kaki gunung yang dikelilingi hutan pinus. Hal ini menjadikannya memiliki udara yang sangat sejuk. Selain kesejukkan udara dan pemandangan alam yang indah, area wisata ini juga dilengkapi dengan berbagai wahana bermain.

Mulai dari area flying fox, atv, dan outbond lain, area trekking, taman bunga, peternakan mini untuk memberi makan domba dan kelinci, hingga berbagai spot foto menarik. Tidak hanya untuk bermain, the Lawu Park juga menyediakan beragam fasilitas menginap. Mulai dari perkemahan biasa, cottage, hingga glamping.

The Lawu Park berlokasi di lereng Gunung Lawu, Bulakrejo, Desa Gondosuli Kidul, Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu. Destinasi ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hinga 16.00 WIB.

Area the Lawu Park dibagi menjadi dua, yaitu Lawu Park 1 untuk resto dan penginapan dan Lawu Park 2 untuk wahana bermain. Untuk mengunjungi area bermain, pengunjung dikenakan tarif masuk sebesar Rp 20.000 untuk weekdays dan Rp 25.000 untuk weekend.

6. Taman Wisata Balekambang
Taman Balekambang merupakan destinasi wisata yang menghadirkan banyak spot foto serta arena bermain. Tempat ini cocok dikunjungi anak muda yang senang berfoto serta keluarga dan anak-anak.
Taman ini memiliki banyak sekali spot yang menarik untuk berfoto. Mulai dari miniatur landmark dari berbagai negara, seperti Menara Eiffel, Piramida, Colloseum, Candi Borobudur, Menara Pisa, Patung Merlion, London Bridge, dan masih banyak lagi. Hingga spot foto lain seperti patung naga, sandal raksasa, patung dinosaurus, dan 3D art studio.

Selain spot berfoto, Taman Balekambang juga menawarkan berbagai arena bermain untuk segala usia. Mulai dari flying fox, ATV, sepeda listrik, shooting target, paint ball, high rope, hingga kereta dan becak. Tidak hanya itu, hadir pula fasilitas mini zoo dan playground untuk anak-anak.

Kemudian, salah satu atraksi utama yang sayang untuk dilewatkan adalah Waterboom Taman Balekambang. Waterboom ini merupakan kolam renang yang dilengkapi dengan berbagai wahana air, seperti perosotan atau waterslide dan air mancur.

Taman Wisata Balekambang terletak di Jalan Balaikambang, Desa Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu. Destinasi ini buka setiap hari pada pukul 09.00-17.00 untuk weekdays, 08.00-17.00 pada hari Sabtu, dan 07.00-17.00 pada hari Minggu. Harga tiket masuknya berkisar antara Rp 20.000-25.000, bergantung pada hari apa travelers berkunjung.

7. Air Terjun Grojogan Sewu
Air Terjun Grojogan Sewu merupakan salah satu destinasi wisata Tawangmangu terpopuler. Air terjun ini memiliki tinggi sekitar 80 meter dengan aliran air yang tidak pernah kering.

Air Terjun Grojogan Sewu menghadirkan panorama air terjun tinggi yang sangat mempesona. Dengan dikelilingi oleh hutan dan wilayah yang masih asri, destinasi ini cocok untuk dijadikan tempat menyegarkan diri.

Untuk menikmati keindahan air terjun dari dekat, wisatawan perlu menaiki lebih dari 1000 anak tangga. Beberapa sumber menyebut terdapat 1250 anak tangga yang perlu didaki.

Air terjun ini terletak di lereng Gunung Lawu, lebih tepatnya di Jalan Raya Tawangmangu, Beji, Kecamatan Tawangmangu. Lokasi air terjun berjarak sekitar 27 km dari pusat Kota Karanganyar.

Destinasi wisata ini beroperasi setiap hari sejak pukul 07.00 hingga 17.00. Harga tiket masuk Air Terjun Grojogan Sewu cukup terjangkau, yakni Rp 20.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 110.000 untuk wisatawan asing.

8. Air Terjun Pringgodani
Air Terjun Pringgodani merupakan air terjun yang juga dikenal sebagai tempat pertapaan. Sehingga air terjun ini disebut juga dengan pertapa Pringgodani. Air terjun ini memiliki ketinggian lebih dari 100 meter dengan arus air yang berasal dari Danau Pringgosari.

Salah satu keistimewaan air terjun ini yaitu curahan air yang memiliki 2 tingkatan. Kedua tingkatan tersebut serta tingginya air terjun membuatnya sangat indah untuk dipandang. Tidak hanya itu, kawasan hutan lindung yang mengelilinginya juga sangat menawan dan memanjakan mata.

Untuk menuju air terjun, wisatawan perlu berjalan kaki menyusuri hutan lindung dengan jarak sekitar 2 km. Jadi, jika travelers ingin berkunjung, usahakan menggunakan alas kaki yang memadai untuk berjalan melewati area hutan.

Air Terjun Pringgodani terletak di kawasan Hutan Lindung Blumbang, Kecamatan Tawangmangu. Berjarak sekitar 4 km dari terminal bus Tawangmangu. Air terjun ini dibuka setiap hari pada pukul 06.00-18.00. Untuk memasuki kawasan air terjun, pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp 10.000.

9. Air Terjun Kedung Sriti

Air Terjun Kedung Sriti merupakan salah satu keindahan tersembunyi di Tawangmangu. Air terjun ini memang belum sepopuler air terjun lainnya. Namun, urusan keindahan, air terjun ini tidak kalah.

Berbeda dengan dua air terjun sebelumnya, Air Terjun Kedung Sriti merupakan air terjun yang pendek, yaitu hanya memiliki tinggi sekitar 10 meter. Di bawah air terjun terdapat area kolam alami yang dapat dipakai untuk berendam oleh wisatawan.

Untuk mengakses air terjun ini, pengunjung perlu berjalan kaki menyusuri jalan setapak terlebih dahulu. Namun jangan khawatir, pengunjung tidak akan merasa bosan atau lelah. Karena sepanjang perjalanan, pengunjung dikelilingi oleh alam yang asri nan sejuk.

Air Terjun Kedung Sriti terletak di Kelurahan Pancot, Kecamatan Tawangmangu. Sekitar 2 km dari Air Terjun Grojogan Sewu. Air terjun ini buka setiap hari selama 24 jam. Untuk memasuki area air terjun, tidak ada tiket masuk yang dikenakan. Pengunjung hanya perlu menyiapkan uang untuk membayar parkir sebesar Rp 2.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 5.000 untuk roda empat.

10. Situs Menggung
Situs Menggung merupakan salah satu destinasi wisata Tawangmangu yang berunsur sejarah. Berbeda dengan kebanyak destinasi wisata lain yang merupakan wisata alam. Situs Menggung atau Candi Menggung merupakan peninggalan arkeologi yang berbentuk punden berundak.

Konon, nama Menggung berasal dari nama Mbah Menggung yang merupakan pengikut Raja Airlangga. Ia melarikan diri ke daerah Wonogiri dan memutuskan untuk membangun peristirahatan di Desa Nglurah. Hingga saat ini, Situs Menggung masih dilestarikan dan dikeramatkan oleh masyarakat setempat.

Pada situs ini ditemukan 9 arca dengan 6 di antaranya merupakan Arca Dwarapala. 6 arca ini tersebar dalam dua teras punden, yaitu empat arca di teras pertama dan dua arca di teras kedua. Dua arca lain terletak di pusat situs yang dikelilingi oleh tembok. Sedangkan satu arca terakhir merupakan Arca Bhima yang terletak di sela-sela akar pohon di sekitar situs.

Situs Menggung terletak di Desa Nglurah, Kecamatan Tawangmangu. Situs ini berjarak sekitar 2 km dari Air Terjun Grojogan Sewu dan berada tepat di desa wisata Nglurah. Situs ini dibuka setiap hari selama 24 jam tanpa dipungut biaya tiket masuk.

Sumber : detik.com

0 comments: