3 Negara Terkecil di Asia Tenggara, Salah Satunya Tetangga Indonesia

Sabtu, Juni 04, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Salah satu negara Asia Tenggara terkecil adalah Singapura (Foto: AP via VOA Indonesia)


Wilayah Asia Tenggara terletak di bagian tenggara benua Asia. Dengan luas wilayah 4,5 juta kilometer persegi, kawasan ini ditempati oleh 11 negara. Kesebelas negara tersebut adalah Brunei DarussalamBurma (Myanmar)Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Timor-Leste, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam.

Di antara negara-negara tersebut, terdapat tiga negara yang memiliki luas wilayah paling kecil. Berikut negara-negara terkecil di Asia Tenggara.

1. Singapura

Terletak di ujung Semenanjung Malaysia, Singapura berkembang dari kota perdagangan menjadi negara maju di Asia Tenggara. Negara kota ini memiliki luas 728,6 kilometer persegi, menjadikannya sebagai negara terkecil di Asia Tenggara berdasarkan luas wilayahnya. Namun, Singapura mampu menambah luas wilayahnya dengan melakukan reklamasi. Melansir dari laman milik Departemen Statistik Singapura, penduduk Singapura pada tahun 2021 sebesar 5.453.600. Angka ini menurun dari tahun sebelumnya yang berjumlah 5.685.600 jiwa.

2. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam adalah negara yang menerapkan sistem pemerintahan monarki absolut. Sejak 1967, negara ini dipimpin oleh Sultan Hassanal Bolkiah. Terletak di Borneo atau Pulau Kalimantan, Brunei berbatasan dengan Malaysia dan Laut China Selatan. Mengutip dari laman Worldometers, Brunei saat ini memiliki populasi sebanyak 445.665 jiwa. Dengan luas wilayah sebesar 5.765 kilometer persegi, Brunei menjadi negara dengan luas wilayah terkecil di Asia Tenggara, setelah Singapura.


3. Kamboja

Negara terkecil di Asia Tenggara selanjutnya adalah Kamboja. Kamboja memiliki luas wilayah 181.035 kilometer persegi. Sebagian besar wilayahnya berupa hutan, namun dataran rendahnya ditutupi area sawah dan ladang yang luas. Negara berbentuk monarki konstitusional ini berbatasan dengan Thailand, Laos, dan Vietnam. Jumlah penduduk Kamboja mencapai 17.175.538 jiwa, mayoritas hidup di sektor pertanian.

Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: