4 Komunitas yang Tidak Lazim di Indonesia

Selasa, Juni 14, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

- Komunitas pecinta motor atau mobil adalah jenis komunitas yang sudah sangat umum di Indonesia. Namun, tahukah Anda bahwa ada berbagai perkumpulan atau komunitas lain yang tidak lazim? Berikut informasi lengkapnya, sebagaimana dirangkum Tim Litbang MPI:

1. Save Janda

Dari namanya saja, komunitas ini sudah jelas sangat unik dan tak biasa. Bagi sebagian orang, menyandang status sebagai janda adalah satu hal yang memalukan dan membuat tidak percaya diri. Namun, perasaan itu sebenarnya tidak perlu dimiliki lantaran status janda bukanlah sesuatu yang pantas membuat malu. Apalagi, dengan keberadaan komunitas Save Janda.

Komunitas Save Janda ini hadir dan siap memberikan dukungan moril bagi para janda. Pendirinya adalah Mutiara Proehoeman, yang mulai bergerak mendirikan Save Janda di tahun 2016. Perkumpulan tersebut menjadi wadah untuk meminimalisir stigma negatif terhadap janda yang ada di masyarakat. Tentunya, dengan cara-cara positif dan mengesankan. Total anggota Save Janda sudah menyentuh angka 80 orang dan tersebar di berbagai kota, seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Yogyakarta, hingga Taiwan.

2. Perkumpulan Agus

Agus Agus Bersaudara adalah perkumpulan unik khusus mereka yang memiliki nama Agus. Perkumpulan ini diinisiasi oleh 4 orang sahabat, Agus Mulyadi, Agus Nuryanto, Agus Rohadi, dan Agustarman yang melakukan pertemuan pada November 2015. Mereka menginginkan adanya komunitas yang semua anggotanya memiliki nama berunsur Agus. Ide itu ditanggapi positif di media sosial Facebook dan mulailah perkumpulan itu terbentuk.

Komunitas Agus Agus Bersaudara memiliki anggota yang menyebar di hampir seluruh wilayah Indonesia, seperti di Jabodetabek, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Lampung, Yogyakarta, dan Aceh. Di bulan Desember 2015, para pendiri dan anggotanya berkumpul di Bandung dan mengukuhkan komunitas unik ini.

3. Persatuan Dukun Nusantara

Terdengar menakutkan, namun Persatuan Dukun Nusantara nyata adanya di Indonesia. Komunitas yang biasa disebut Perdunu ini resmi berdiri di Banyuwangi, 3 Februari 2021. Melansir Sindonews, Perdunu didirikan karena alasan selama ini profesi dukun tak banyak diketahui masyarakat. Sekalipun diketahui, konotasi dukun sangat negatif karena maraknya praktik dukun abal-abal yang sangat merugikan.

Nantinya, seluruh anggota Perdunu akan didata dengan baik dan memiliki keahlian mumpuni. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi dukun palsu yang merugikan dan meresahkan masyarakat. Agenda pertama yang akan dijalankan Perdunu adalah memberikan pengobatan kepada masyarakat yang mengalami sakit kejiwaan dan ketergantungan obat-obatan terlarang.

4. Indonesia Graveyard

Jika memotret pemandangan ibu kota adalah hal yang biasa, bagaimana dengan kebiasaan memotret kompleks pemakaman? Komunitas Indonesia Graveyard adalah salah satu perkumpulan unik di Indonesia yang memiliki kegiatan memotret pemakaman. Bukan berbau mistis, namun komunitas yang didirikan pada 2016 ini lebih mengutamakan nilai seni dan sejarah dari objek yang dipotret. Hasil jepretan itu diunggah ke media sosial Instagram dan disertai dengan keterangan foto mengenai sejarah tempat tersebut.

Anggota Indnesia Graveyard biasanya mengunjungi makam setiap dua minggu sekali. Selain memfoto, mereka juga kerap membersihkan kotoran dan daun-daun kering di sekitar makam. Sampai saat ini, akun Instagram Indonesia Graveyard suah memiliki sekitar 4.900 pengikut dengan 368 buah foto yang diunggah.

Sumber : detik.com

0 comments: