Geger Kabar Wanita Diduga TKI di Malaysia Culik Anak Majikannya, Disebut Tak Punya Izin Bekerja

Selasa, Juni 14, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Geger Kabar Wanita Diduga TKI di Malaysia Culik Anak Majikannya, Disebut Tak Punya Izin Bekerja
Ilustrasi penculikan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa warga Indonesia juga mengadu nasib di luar negeri, atau yang dikenal sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Tentu saja PMI yang legal harus melalui prosedur yang ditetapkan pemerintah, sampai akhirnya mempunyai izin untuk bekerja di negara tetangga.

Meski begitu, tak bisa dipungkiri masih banyak PMI ilegal yang diberangkatkan dan bekerja di negeri orang. Begitu pula dengan PMI satu ini, yang bukan cuma tak punya izin kerja, ia juga menculik anak majikannya.

Melansir World of Buzz, kisah penculikan ini dialami oleh sebuah keluarga di Puchong, Malaysia. Bahkan bukan hanya penculikan, harta benda keluarga ini juga dicuri oleh PMI yang dipekerjakan sebagai pengasuh anak tersebut

Pengasuh yang tak diketahui namanya itu disebut mengambil uang tunai dan perhiasan dari dalam brangkas keluarga majikannya. Belum cukup, ia juga menculik anak majikannya yang masih berusia satu tahun.

Diterangkan pula bahwa PMI tersebut diperkenalkan oleh seorang petugas kebersihan yang bekerja di kantor keluarga majikannya. Namun belakangan terungkap wanita itu tak memiliki izin bekerja di Malaysia.

Kronologi Penculikan dan Kaburnya Pelaku

Paman dari balita malang itu, Lee, mengungkap kepada Sin Chew Daily mengenai kronologi penculikan keponakannya

Ia mengaku terbangun dari tidur siangnya sekitar pukul 15.40 waktu setempat. Saat itulah ia menyadari jika keponakannya dan sang pengasuh sudah tidak ada di rumah.

Lee lantas mencurigai terjadi sesuatu di rumah keluarganya ketika ia menyadari ada tanda-tanda penggeledahan di beberapa ruangan

Karena itulah, Lee langsung menghubungi keluarga besarnya, apalagi karena keponakannya juga tidak ada di rumah.

Keluarga Lee lantas mengumumkan hilangnya si balita lewat media sosial. Beruntung, hanya dalam kurun waktu 3 jam balita itu sudah berhasil ditemukan dan kembali kepada keluarganya.

Mereka menerima telepon dari seorang pemilik toko yang berjarak sekitar 3 kilometer dari rumah. Ia mengaku melihat balita itu sendirian di pinggir jalan, mungkin kebingungan karena berada di area yang jarang ia kunjungi.

Saat itu bocah malang tersebut sudah hampir berlari ke jalan. Beruntung pemilik toko sempat menariknya dan saat itulah ia langsung menghubungi pihak keluarga Lee.

Hanya saja tidak diketahui di mana keberadaan PMI yang sudah mencuri harta benda keluarga Lee tersebut.

Sumber : suara

0 comments: