Ingin Pacu Adrenalin Bertualang Naik Jeep? Cukup Rogoh Kocek Segini

Sabtu, Juni 18, 2022 Majalah Holiday 0 Comments



WISATA petualangan dengan menaiki mobil Jeep merupakan salah satu aktivitas yang bisa dicoba saat berlibur ke Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Untuk menikmati perjalanan menaiki Jeep ini, wisatawan bisa memesan melalu akun Instagram @jeep_wisata_glagah_official, dengan harga tiket berbeda sesuai rute perjalanannya, yakni mulai Rp200 ribu hingga Rp750 ribu, kata Ivan Semesta dari Jewiga (Jeep Wisata Glagah), melansir Antara.

"Ya macam-macam. Yang paling ekonomis itu Rp200.000. Itu kita enggak lewat rintangan. Kita susur laguna, lewat hutan pinggir laguna, terus susur pantai. Tapi kita enggak ada masuk-masuk rintangan. Yang masuk rintangan, trip laguna itu Rp350.000. Itu nanti kita masuk rintangan juga. Susur pantai, lewat hutan-hutan juga," jelasnya.

"Trip kedua ada trip run away di sebelah Selatan bandara. Kalau long trip-nya itu Rp750.000. Itu nanti trip semuanya, tambah ke sebelah bandara, atau ke tempat wisata sekitarnya. Kalau long trip sekitar 4 jam," imbuhnya.


Wisata Jeep di Kulon Progo


Namun, Ivan menjelaskan bahwa harga perjalanan tersebut juga dapat berubah sesuai dengan jarak destinasi yang akan ditempuh. "Bisa juga beda harganya. Misalnya ke Kalibiru kan jauh, ke Mangrove kan dekat. Ya nanti harganya menyesuaikan," katanya.

Di antara beberapa paket perjalanan yang tersedia, Ivan merekomendasikan paket ke laguna. Sebab di sana, wisatawan dapat merasakan tantangan melewati air serta turunan dan tanjakan yang sangat menantang.


"Paling bagus yang direkomendasikan itu yang laguna. Soalnya dia ada main airnya juga. Jadi di rintangan-rintangan air, kita bisa basah, tapi ada tanjakan dan turunan. Meskipun tanjakan dan turunannya enggak sebanyak di run away. Kalau run away emang cuma naik turun," tuturnya.

Lebih lanjut, Ivan memaparkan bahwa wisata mobil Jeep ini baru dimulai sejak November 2021 lalu. Jewiga sendiri sebelumnya merupakan sebuah komunitas pecinta Jeep yang kemudian bekerja sama dengan Dinas Pariwisata untuk membuka objek wisata baru bagi para pendatang di Kulon Progo.

"Ini rata-rata teman-teman masih punya sendiri (mobilnya). Ini kami komunitas. Awalnya kita hobi off-road. Terus pandemi kemarin kan enggak ada event. Terus kita sama Dinas Pariwisata itu bikin wisata off-road. Belum (ada sebelum Covid-19). Ini baru November 2021," pungkasnya.


Ivan sendiri sehari-hari merupakan karyawan di sebuah toko CCTV. Pada hari Sabtu dan Minggu hingga hari-hari libur nasional, Ivan pun baru menjalani pekerjaannya di Jewiga.

Dalam satu hari, Ivan bisa melayani tiga hingga empat perjalanan saat sedang banyak wisatawan yang datang ke Kulon Progo.


Sumber : OKEZONE 

0 comments: