Kemenparekraf Jadikan Pecinan Glodok Sebagai Desa Wisata, Begini Pesonanya

Selasa, Juni 28, 2022 Majalah Holiday 0 Comments




KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjadikan Pecinan Glodok sebagai salah satu desa wisata.

Langkah ini diharapkan dapat memotivasi serta menggali potensi dan menjadi penggerak ekonomi di kawasan tersebut.

Pecinan Glodok tak hanya kental budaya Tionghoa, tapi juga kolaborasi banyak etnis, seperti Sunda, Betawi, hingga Jawa, yang terbentuk selama ratusan tahun.

Adapun Pecinan Glodok memiliki potensi wisata di bidang sejarah, gedung-gedung tua, kesenian, kebudayaan, dan keagamaan.



Serta, potensi wisata di bidang belanja, kesehatan, dan kuliner khas peranakan yang beragam.

Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Barat Iin Mutmainnah bahwa Pecinan Glodok juga bisa dijadikan lokasi streed food festival.

Namun, konsepnya masih akan digodok lebih lanjut.

"Tentu nanti akan dilakukan kajian, bagaimana lokasi yang tepat."



"Kalau lihat saat ini, memang sudah ada secara historisnya, dari dulu sampai sekarang ya di situ. Misalnya mau Kopi Es Tak Kie, sudah ada di situ, kan enggak mungkin dipindah,” kata dia.

Selain Kopi Es Tak Kie, Iin memberikan contoh Pecinan Tea House yang juga memiliki kisah sejarahnya sendiri.

"Jadi masing-masing ini akan memiliki story-nya sendiri. Nah itu yang akan dilakukan pengembangan, tentunya dengan dinas terkait, kemudian kami juga promosikan sehingga orang-orang mau datang kemari dan melihat langsung,” tambah Iin.

Variasi hidangan lainnya misalnya di Petak Enam, yang dianggap cukup mewakili keanekaragaman di Indonesia.

Selain Chinese Food, pengunjung juga bisa menemukan variasi makanan lain, seperti makanan khas Betawi dan Jawa.

"Misalnya soto betawi, terus ada makanan sehat seperti cincau hijau. Minuman teh, jamu, nah ini komplet. Mewakili cita rasa tradisional dan juga mewakili beberapa jenis kuliner di Indonesia,” terangnya.


Sumber : OKEZONE 

0 comments: