Ngeri! Remaja 14 Tahun Nyaris Tewas karena Penumpang Lain Makan Kacang di Pesawat

Selasa, Juni 14, 2022 Majalah Holiday 0 Comments




SEORANG remaja berusia 14 tahun nyaris meninggal dunia karena ulah penumpang lain yang arogan. Dia makan kacang di pesawat.

Melansir Express UK pada Selasa (14/6/2022), hal ini berawal ketika penumpang pria di pesawat itu mengabaikan pengumuman dari pramugari.

Awak kabin telah memberitahu penumpang lewat radio jika mereka dilarang untuk makan kacang.

Hal ini lantaran terdapat seorang penumpang remaja berusia 14 tahun memiliki alergi kacang yang cukup parah.

 infografis


Penumpang yang alergi itu bernama Poppy Jones, 14 tahun. Jones melakukan penerbangan bersama ibunya.

Namun sayangnya, 10 baris dari bangku Jones, ada seorang pria yang mengabaikan pengumuman tersebut. Pria ini cuek-cuek saja dan makan kacang dengan lahap.

Awak kabin lalu melakukan pengumuman kedua untuk memastikan bahwa semua penumpang menuruti perintah tersebut. Tapi, pria ini tidak demikian.

"Saya khawatir dan bertanya apakah kami bisa dipindahkan tetapi tidak ada ketersediaan bangku," ujar ibu Jones.



Meski demikian, penumpang itu terus saja makan tanpa peduli dengan pengumuman tersebut. Hingga kemudian, tiba-tiba Jones mengalami syok anafiklaksis dalam penerbangan delapan jam tersebut.

Jones pingsan dan bisa meninggal jika tidak diberikan perawatan darurat.

Beruntung, di dalam pesawat ada seorang perawat. Ibu Jones segera memberikan dua suntikan EpiPen agar putrinya tenang.

Sang perawat membantu dengan memberikan masker oksigen dan menstabilkan Jones. Seketika, suasana pesawat jadi sangat tegang.

"Itu adalah pengalaman yang mengerikan dan itu semua bisa dihindari jika pria yang makan kacang mendengarkan pengumuman dan tidak melakukannya," ujar perawat tersebut.

Pilot pesawat itu rencananya hendak melakukan pendaratan darurat di Gatwick. Sehingga Jones bisa mendapatkan perawatan yang tepat di rumah sakit.

Ibu Jones merasa insiden itu terjadi tak lepas dari kesalahan awak kabin. Ia berharap awak kabin dapat membuat pria itu berhenti makan kacang dengan menegurnya langsung, bukan lewat pengumuman.

"Seharusnya maskapai penerbangan dapat melakukan hal yang lebih untuk melindungi orang-orang yang memiliki alergi kacang," ungkapnya.

Adapun, British Airways tak memberikan tanggapan apa-apa terkait keluhan ibu Jones. Seorang juru bicara mengatakan bahwa penanganan Jones sekarang adalah yang lebih penting.

"Keselamatan dan kesejahteraan pelanggan kami selalu menjadi prioritas kami, dan kami menangani masalah alergen dengan sangat serius. Kru kami merawat pelanggan yang tampaknya menderita reaksi alergi di pesawat, dan mereka mengatur paramedis untuk menemui pesawat," ucapnya.


Sumber : OKEZONE

0 comments: