Rumah Kelahiran Bung Karno di Surabaya Dijadikan Museum, Begini Penampakannya

Rabu, Juni 08, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


PEMERINTAH Kota Surabaya akan melakukan revitalisasi rumah kelahiran Presiden pertama Soekarno atau Bung Karno di Jalan Pandean Gang IV Nomor 40 Surabaya, Jawa Timur, menjadi museum. Berbagai artefak hingga ornamen pendukung juga akan ditambahkan di sana.

"Lokasi rumahnya tetap. Justru, kami tambah dengan menaruh museum di sini. Kami jadikan wisata sejarah baru di Surabaya," kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Eri memaparkan, proses revitalisasi bangunan aset milik Pemkot Surabaya itu masih dilakukan. Pihaknya menargetkan, destinasi wisata museum ini segera dibuka dalam waktu yang tidak lama.

infografis


Nantinya, rumah kelahiran Bung Karno akan dikoneksikan dengan destinasi wisata sejarah lain yang ada di kawasan ini. Sementara konsep yang tengah disiapkan adalah Kampung Kebangsaan.

Apalagi, tidak jauh dari rumah tersebut, ada rumah HOS Cokroaminoto yang berada Jalan Peneleh Gang VII Nomor 29-31, tempat kos Bung Karno selama menempuh pendidikan sekolah.

Ada pula Langgar Dhuwur, masjid berusia 2 abad di kawasan ini yang disebut sebagai tempat mengaji Bung Karno.

Sebelumnya, rumah kediaman HOS Tjokroaminoto telah diresmikan menjadi museum oleh Pemkot Surabaya pada 27 November 2017.

"Di rumah HOS Cokroaminoto, Bung Karno juga sempat kos saat bersekolah di HBS (Hoogere Burgerschool Surabaya)," katanya.



Eri berharap, lewat museum itu, pelajar sekolah hingga wisatawan umum bisa belajar kehidupan Bung Karno, sehingga bisa sekaligus meneladani semangat Bung Karno.

"Semangat beliau (Bung Karno) bisa masuk ke dalam jiwa anak muda. Apalagi, Surabaya terkenal sebagai Kota Pahlawan," katanya.

Baginya, ideologi Bung Karno dalam memerdekakan Indonesia sudah seharusnya menjadi pelecut generasi milenial untuk berjuang.

"Kita harus berjuang agar merdeka dari kemiskinan dan pengangguran," ujarnya.

Tak hanya sekadar museum, mantan Kepala Badan Perencanaan Kota (Bappeko) Surabaya itu juga menyebutkan, bahwa kawasan ini juga akan ditambah sentra Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Selain produsen makanan, kami ajak para pengrajin cinderamata seputar Bung Karno," tuturnya.

Sumber : OKEZONE 

0 comments: