Suku-Suku di Pulau Kalimantan, Tak Hanya Dayak dan Banjar

Selasa, Juni 14, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Jakarta - Tahukah kamu jika suku-suku di Pulau Kalimantan sangat bervariasi dan beragam? Yap, hal ini terlihat dari luas pulau Kalimantan yang mencapai 743.330 km2 dan menjadi pulau terbesar ketiga di dunia.

Karena luasnya ini, pulau Kalimantan bahkan dibagi menjadi tiga negara di satu kawasan Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Dalam konteks ini, Indonesia memiliki lebih dari 73 persen wilayah di pulau Kalimantan dan Malaysia hanya 26 persen serta Brunei Darussalam 1 persen.


Pulau yang sering disebut sebagai Borneo Island ini terkenal akan keindahan alam dan sumber daya alam yang melimpah. Di mana Pulau Kalimantan menjadi penyumbang utama minyak, gas, alam, hingga batu bara bagi Indonesia.

Selain itu, Pulau Kalimantan juga terkenal akan hutannya yang lebat dan tropis dengan luas 40,8 juta hektar. Sehingga hal ini menasbihkan jika Pulau Kalimantan menjadi salah satu penyumbang oksigen - paru-paru dunia - terbesar di dunia.

Suku-Suku di Pulau Kalimantan
Saat ini Pulau Kalimantan sedang menjadi buah bibir di masyarakat, karena akan ada Ibu Kota Negara (IKN) baru yang berlokasi di kabupaten Penajam Paser Utara, provinsi Kalimantan Timur. Oleh karena itu, mari cari tahu apa saja suku-suku di Pulau Kalimantan.

1. Suku Dayak
Suku Dayak menjadi etnis asli Pulau Kalimantan yang memiliki populasi sekitar 6.000.000 jiwa. Di mana suku Dayak tersebar di berbagai provinsi di Kalimantan, seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, hingga Kalimantan Utara.

Menurut buku berjudul "Sejarah-Hukum Adat dan Adat Istiadat Kalimantan Barat" yang ditulis oleh Lontaan J. U bahwa ada sekitar 405 sub suku Dayak di pulau Kalimantan. Yang otentik dari segi kultur suku Dayak adalah tradisinya, seperti tradisi penguburan yang memiliki subkultur unik.

Dari segi kepercayaan, suku Dayak mayoritas beragama Kristen namun juga ada beberapa kelompok yang menganut agama leluhur. Tetapi, kemajuan zaman semakin menggerus beberapa kultur kepercayaan dan adat istiadat lainnya.

2. Suku Banjar
Suku Banjar merupakan etnis asli dari pulau Kalimantan, utamanya Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Riau, dan Jambi. Menurut Badan Pusat Statistik, saat ini suku Banjar berjumlah 4.127.124 dengan mayoritas beragama Islam.

Ada kultur kekerabatan yang cukup otentik di suku Banjar dengan skema panggilan bernama ULUN. Selain itu, ada bahasa Banjar sebagai bahasa asli dari suku Banjar yang secara linguistik dengan bahasa di rumun Melayu.

Kebudayaan khas suku Banjar cukup bervariasi, seperti Rumah Banjar, seni Tari Banjar, Mamanda hingga Musik Panting. Suku Banjar juga terkenal akan kulinernya, seperti Soto Banjar dan Sate Banjar.

3. Suku Agabag
Suku Agabag masuk ke dalam etnis yang sejak berabad-abad mendiami Pulau Kalimantan. Menurut beberapa antropolog, suku Agabag ini masih bersaudara dengan suku Dayak. Saat ini, suku Agabag tersebar di wilayah Kalimantan Utara dengan populasi 20.168 jiwa

Sistem kepercayaan yang dianut oleh suku Agabag bernama Kaharingan, yaitu sistem kepercayaan yang mempercayai Tuhan yang dianut secara turun temurun. Ada yang menganggap bahwa Kaharingan merupakan cabang Agama dari Hindu karena memiliki beberapa kemiripan dari segi ritual.

4. Suku Punan
Sama halnya dengan suku Agabag, suku Punan merupakan keturunan langsung dari suku Dayak dan tinggal menetap di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur. Jumlah populasinya juga relatif kecil, yakni antara 19.000 hingga 20.000 jiwa saja.

Dahulu, suku Punan senang berdiaspora dan tinggal secara nomaden ke beberapa wilayah. Namun, seiring berjalannya waktu, suku ini menetap dan mengimplementasikan sistem ladang bersama kelompok kecil lainnya.

Suku ini dikenal sebagai penjaga hutan rimba, karena sering kali bertemu dengan warga luar di wilayah hutan yang tertutup rapat. Pemerintah menganggap bahwa suku Punan sebagai terasing karena pola hidupnya yang masih tradisional dan terisolasi dari dunia luar.

5. Suku Kutai
Ada suku Kutai yang masuk ke dalam rumpun Melayu karena faktor sosiologis dan antropologis yang mirip dengan suku Melayu. Suku Kutai tinggal di wilayah Kalimantan Timur dengan populasi kurang lebih 280.000 ribu.

Beberapa adat istiadat yang melekat dengan suku Kutai, antara lain ada upacara adat bernama Erau, tarian untuk mengobati suatu penyakit bernama Belian, dan lain sebagainya.

Di lain sisi, suku Kutai juga terkenal akan hal-hal mistisnya, dapat dilihat dari mantra-mantra gaib yang dituangkan dalam parang maya, racun gangsa, perakut, pelaros, dan lain sebagainya.


6. Suku Melayu
Suku Melayu merupakan salah satu kelompok dominan terutama di Kalimantan Barat.

Dalam artikel yang berjudul Identitas Dayak dan Melayu di Kalimantan Barat karya Yusriadi yang dimuat di Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya disebut identitas Melayu dalam konteks Kalbar dimulai sejak Islam masuk ke wilayah ini.

Melayu menurut Yusriadi digunakan untuk menyebut identitas penduduk Kalimantan Barat yang beragama Islam.

"Namun belum ditemukan hasil-hasil kajian yang dapat menunjukkan kapan persisnya awal mula penggunaan istilah Melayu sebagai identitas etnik di Kalimantan Barat," tulis Yusriadi.

Itu adalah beberapa suku-suku di Pulau Kalimantan yang wajib sekali untuk kamu ketahui.


Sumber : detik.com

0 comments: