Tradisi Unik Khas Ciamis

Sabtu, Juni 18, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi budaya Indonesia. Sumber: Pexels-Artem-Beliaikin

Budaya Indonesia tak lepas dari kebudayaan turun-temurun yang dilakukan oleh nenek moyang. Meskipun mayoritas masyarakatnya beragama Islam, namun mereka tidak terlepas dari kebudayaan dinamisme dan animisme.
Salah satunya kebudayaan nyuguh yang memadukan antara kebudayaan Islam dengan kepercayaan animisme, yaitu percaya pada roh-roh leluhur.
Nyuguh dengan nama lain 'Hajat Bumi', merupakan budaya yang dilakukan oleh Kampung Adat Kuta yang berada di Kabupaten Ciamis. Tujuan dari tradisi ini adalah memberikan penghormatan dan rasa syukur atas rezeki yang diberikan oleh Tuhan.
Tradisi ini dilakukan tepat di tanggal 25 bulan Safar dan tidak boleh dilakukan mendekati bulan kelahiran Nabi Muhammad di bulan Rabiulawal.
Tradisi nyuguh tidak hanya diisi oleh doa-doa saja, setelahnya akan diadakan acara makan-makan dan sajian hiburan. Hal tersebut membuat orang dari luar kampung adat ini menjadi penasaran. Tak jarang banyak wisatawan asing dan beberapa tokoh penting mendatangi Kampung Adat Kuta, untuk menyaksikan secara langsung prosesi nyuguh, sekaligus hiburan tradisional yang luar biasa.
Dalam melaksanakan sebuah acara, termasuk acara kebudayaan, pasti terdapat rintangan dan hambatan. Rintangan untuk melakukan tradisi nyuguh terjadi karena hanya para golongan tua yang tertarik melakukan tradisi ini. Hal tersebut menjadi kendala karena kemampuan mereka terbatas untuk menggerakkan acara tersebut, disebabkan usianya tak muda lagi.
“Kesulitannya karena remaja di Kampung Adat Kuta tidak tertarik melakukan tradisi ini, jadi hanya mengandalkan orang tua saja,” ujar salah seorang penduduk Kampung Adat Kuta.
Dengan rasa semangat dan pantang menyerah, para golongan tua berhasil menjaga tradisi ini. Sehingga tradisi dan kebudayaan nyuguh selalu ada setiap tahunnya. Meskipun dunia sudah memasuki era globalisasi, budaya barat yang tidak sesuai dengan aturan Kampung Adat Kuta ini tidak bisa masuk. Kampung Adat Kuta hanya percaya dan mematuhi perintah agamanya, serta tradisi nenek moyang mereka.
Para sesepuh di Kampung Adat Kuta berharap, agar generasi muda dapat meningkatkan ketertarikannya dengan tradisi daerah, agar tidak punah dan selalu terjaga eksistensinya.

Sumber : kumparan.com

0 comments: