4 Tradisi Pemakaman Unik di Indonesia, Ini Daftarnya

Rabu, Juli 20, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi Tradisi Pemakaman Unik di Indonesia. Foto: Unsplash
Betapa kayanya Indonesia dengan budaya, rasanya tidak akan habis mengulik masing-masing budaya dari seluruh daerah. Budaya kehidupan, mulai dari kelahiran, pernikahan, hingga kematian, semuanya memiliki cerita tersendiri.
Untuk ragam budaya kelahiran dan pernikahan pasti sudah lazim kita saksikan. Namun, untuk ragam budaya pemakaman cukup jarang tampak dalam keseharian. Biasanya yang memiliki tradisi pemakaman adalah masyarakat yang masih memegang teguh adat dan kepercayaan yang dimiliki.
Lalu sama seperti tradisi kelahiran atau pernikahan, tradisi pemakaman masing-masing daerah memiliki perbedaan. Beberapa di antaranya unik dan bahkan jadi suatu tontonan kebudayaan menarik bagi masyarakat luar yang menyaksikan.
Penasaran dengan tradisi pemakaman apa saja yang unik di Indonesia? Yuk, simak informasinya di bawah ini.

Tradisi Pemakaman Unik di Indonesia

Ilustrasi Tradisi Pemakaman Unik di Indonesia. Foto: Unsplash
Yuk, ulik budaya di Indonesia yang sangat beragam dengan membaca tuntas sejumlah tradisi pemakaman unik di Indonesia berikut ini.

1. Rambu Solo – Toraja

Upacara pemakaman Rambu Solo yang dilaksanakan masyarakat Toraja adalah upacara pemakaman yang dilaksanakan saat matahari mulai tergelincir ke barat. Jenazah kemudian dimakamkan di gua atau rongga di puncak tebing batu. Upacara ini dilakukan sebagai wujud bakti anak dalam memuliakan leluhur mereka hingga akhir hayat.
Upacara Rambu Solo memakan biaya yang sangat banyak karena harus mempersembahkan hewan kurban berupa kerbau atau babi. Dikutip dari laman Kebudayaan Kemendikbud, semakin banyak hewan yang dikurbankan dalam Rambu Solo maka semakin tinggi derajat yang meninggal ketika berada di nirwana.
Oleh karena itu, orang yang meninggal biasanya baru akan dimakamkan berbulan-bulan setelah kepergiannya. Pihak keluarga akan mengumpulkan dana untuk upacara pemakaman terlebih dahulu, baru kemudian pemakaman dilaksanakan.

2. Ngaben – Bali

Upacara Ngaben singkatnya adalah proses kremasi atau pembakaran jenazah yang dilakukan umat Hindu Bali. Mengutip laman resmi Kesrasetda Bulelengkab, Ngaben dalam bahasa Bali berkonotasi halus yang disebut juga palebon.
Palebon berasal dari kata lebu yang artinya prathiwi atau tanah. Palebon artinya menjadikan prathiwi (abu). Untuk menjadikan prathiwi, maka ada dua cara yaitu membakar (ngaben) dan menanam ke dalam tanah (metanem).
Landasan filosofis ngaben secara umum adalah panca sradha, yaitu lima kerangka dasar agama Hindu yaitu Brahman, Atman, Karmaphala, Samsara dan Moksa. Tujuan dari Ngaben sendiri adalah untuk mensucikan roh orang yang sudah meninggal.

3. Mumifikasi Suku Asmat – Papua

Jadi bukan hanya Mesir yang memiliki tradisi mumifikasi, tapi juga suku Asmat. Tradisi Mumifikasi suku Asmat sebenarnya tidak dilakukan untuk semua jenazah seperti dua upacara sebelumnya. Mumifikasi hanya dilakukan kepada jenazah kepala suku atau orang yang memiliki status sosial penting di dalam suku.
Proses mumifikasi dilakukan dengan cara mengolesi jasad terlebih dahulu dengan ramuan alami. Kemudian jasad akan diposisikan duduk dan diletakkan di atas perapian hingga menghitam. Setelah itu, jasad yang telah melalui serangkaian proses mumifikasi akan disimpan di dalam Honai, rumah tradisional suku Dani.

4. Marapu – Sumba

Marapu adalah kepercayaan yang sejak dulu dianut masyarakat Sumba. Marapu sendiri berasal dari dua kata, yaitu ma dan rappu. Dikutip dari jurnal Ritual Marapu di Masyarakat Sumba Timur oleh L Ovlee, ma bermakna “yang” sedangkan rappu bermakna “dihormati, disembah dan didewakan”. Oleh karena itu, Marapu merujuk pada sesuatu yang dihormati, disembah, dan didewakan.
Para penganut kepercayaan ini memakamkan jenazah dengan biaya pemakaman yang tidak sedikit. Itu karena proses pemakaman ini membutuhkan kurban hewan ternak. Jenazah yang dimakamkan dengan tradisi ini akan diposisikan seperti janin di dalam rahim kemudian dikubur dengan kuburan khas berupa batu yang diberi lubang dan kemudian ditutup dengan batu lagi.
Nah, itu dia beberapa tradisi pemakaman unik di Indonesia. Selayaknya tradisi lain yang juga beragam, maka mari hormati pula tradisi pemakaman yang beragam.

Sumber : kumparan.com

0 comments: