Idul Adha 2022 di China Diperkirakan Berbeda Tiap Provinsi, Masjid Masih Tutup

Senin, Juli 04, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Idul Adha 2022 di China Diperkirakan Berbeda Tiap Provinsi, Masjid Masih Tutup
Arsip - Sedikitnya 1.000 umat Islam dari berbagai etnis di China mendengarkan khutbah Hari Raya Idul Adha di Masjid Niujie, Beijing, Selasa (20/7/2021). [ANTARA/M. Irfan Ilmie]

Umat muslim di dunia tengah bersiap menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah. Tak terkecuali China, yang sebagian warga muslim akan merayakan Idul Adha 2022 di tengah pandemi Covid-19.

HariRaya  Idul Adha di Negeri Tirai Bambu itu sendiri diperkirakan akan jatuh di hari berbeda di setiap provinsi ataupun kota/daerah. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun Antara, Asosiasi Muslim China di Beijing menyebutkan bahwa Lebaran Qurban tahun ini akan yang dirayakan pada Minggu (10/7/2022). 

"Guerbang Jie (Festival Qurban) di Beijing tanggal 10 Juli 2022," kata seorang imam masjid di Beijing kepada Antara, Senin (4/7/2022).

Namun ada juga beberapa umat Islam di Daerah Otonomi Qinghai yang akan merayakan Idul Adha pada Sabtu (9/7/2022).

Otoritas setempat mengatakan, warga muslim di China tidak bisa menuaikan ibadah salat Idul Adha di masjid tahun ini. Pasalnya, masjid di China masih tutup akibat pandemi Covid-19 yang melonjak.

"Sayangnya untuk Idul Adha tahun ini kami belum bisa menyelenggarakan shalat Id karena masjid-masjid di Beijing masih tutup akibat pandemi," kata seorang pengurus asosiasi Muslim di Beijing.

Sementara itu, Asosiasi Muslim China (CMA) Taiwan menetapkan Idul Adha pada Sabtu (9/7/2022). Sedangkan negara Asia lainnya, Jepangmenetapkan Hari Raya Idul Adha pada Minggu (10/7/2022).

Di China, khususnya di daerah-daerah kantung Muslim, seperti Xinjiang, Qinghai, dan Ningxia, Idul Adha biasa dirayakan secara besar-besaran. Warga biasa merayakan dengan memotong hewan qurban dan membagikannya kepada komunitasnya.

Perayaan Idul Qurban di China sendiri biasa lebih semarak dibandingkan dengan Idul Fitri. Tradisi Guerbang Jie atau Hari Raya Idul Adha sangat dikenal oleh masyarakat China secara umum.

Namun karena beberapa daerah masih menerapkan protokol kesehatan pandemi Covid-19 secara ketat, maka salat Idul Adha di masjid-masjid China ditiadakan, seperti halnya Idul Fitri dua bulan yang lalu.

Sumber : Suara.com

0 comments: