Kabar Mengejutkan Ihsan Maulana Mustofa, Dulu Jadi Andalan Indonesia Kini Menetap di Kanada

Rabu, Juli 20, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ihsan Maulana Mustofa kini berkarier di Kanada (Foto: Instagram/@ihsan_maulanamustofa)

KABAR mengejutkan Ihsan Maulana Mustofa, akan dibahas Okezone. Tunggal putra berumur 26 tahun itu ternyata kini berkarier di Eropa, tepatnya Kanada.

Sebagaimana diketahui, Ihsan adalah salah satu tunggal putra yang pernah menjadi andalan Indonesia. Nama Ihsan mulai mencuai bersamaan dengan Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Firman Abdul Kholik.

Ihsan Maulana Mustofa (Foto: Humas PP PBSI)

Mereka kerap terlihat bermain bersama pada beberapa tahun silam. Akan tetapi, hanya Ginting dan Jonatan yang kini masih rutin bermain di turnamen-turnamen elite dunia.

Ihsan dan Firman sekarang menjadi pemain independen. Firman diketahui sedang bermain di Uppsala, Swedia. Seperti Firman, Ihsan pun berkarier di luar negeri, yaitu Kanada. Dia kini berada di Ibu Kota Kanada, Montreal.

Ihsan bahkan membawa keluarga kecilnya ke Kanada. Perlu diketahui, Ihsan telah memiliki seorang istri bernama Kulsum Jannah, dan sang anak, Zhafran.

Unggahan-unggahan Ihsan terkini menampilkan kehidupan Ihsan bersama keluarga kecilnya di Kanada. Dalam unggahan-unggahan itu, Ihsan tampak seperti berlibur di Kanada. Padahal, dia juga meniti karier di sana.

Ihsan bahkan melebarkan sayapnya dengan menapaki karier sebagai pelatih. Mantan peringkat 17 dunia itu diketahui sedang melatih salah satu klub bulu tangkis Kanada, yaitu CST Badminton Club.

Itu diketahui unggahan Ghaida Nurul Ghaniyu, yang merupakan mantan tunggal putri Indonesia, di instagram. Pebulu tangkis berumur 23 tahun juga menjadi pelatih di klub tersebut.

“Dia (Ihsan Maulana Mustofa) sebenarnya mengenal saya saat saya masih sangat muda, mungkin SD. Hari-hari berlalu, saya masuk di Djarum Badminton Club dengan audisi pada 2011,” tulis Ghaida Nurul di unggahannya.

Ihsan Maulana Mustofa (Foto: Humas PP PBSI)

“Jadi, saya baru mengenal dia di sana dan pada dasarnya dia senior saya. Sampai saya masuk tim nasional PBSI pada 2016 ketika dia sudah lama bergabung di sana sejak 2012,” lanjutnya.

“Jadi, kami berinteraksi dan saat itulah kami berbicara tentang karier pelatihan di masa depan. Dan sekarang, akhirnya kami bekerja sama sebagai pelatih di Kanada (CST Badminton Club),” sambung Ghaida Nurul.

“Adalah suatu yang saya syukuri (akan hal itu) dan semoga kami bisa membuat kerja sama tim yang baik, dampak yang baik, dan bermanfaat bagi orang lain sebagai atlet bulu tangkis,” ungkap Ghaida Nurul.



Sumber : okezone.com

0 comments: