Kampung Budaya Sarawak, Hadirkan 8 Replika Rumah Adat di 1 Kawasan

Selasa, Juli 26, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Sarawak Culture Village menyajikan replika dari 8 kebudayaan dalam 1 kawasan. Foto: Teri/Hi!Pontianak

Hi!Pontianak - Setelah pandemi COVID-19, wisatawan dari berbagai negara mulai mengunjungi tempat wisata, salah satunya adalah tempat wisata budaya yang berada di Sarawak, Kuching.
Sarawak Culture Village atau yang biasa disebut dengan Kampung Budaya Sarawak, kerap menjadi pilihan para wisatawan. Yang menarik dari Kampung Budaya Sarawak adalah, mereka menyajikan 8 replika rumah dari berbagai macam etnik.
Beragam etnis dan budaya masyarakat Sarawak bisa disaksikan langsung oleh wisatawan pada satu kawasan objek wisata ini. Sarawak Culture Village ini dapat ditempuh kurang lebih 45 menit dari pusat Kota Kuching, Sarawak.
Delapan replika rumah budaya di sana di antaranya adalah rumah panjang, rumah bidayuh, rumah Iban, rumah orang ulu, rumah penan, rumah melanau, rumah melayu, dan rumah cina. Selain rumah adat, wisatawan juga bisa melihat pakaian, kerajinan tangan dan gaya hidup masyarakat etnik yang tinggal di Sarawak.

Kampung Budaya Sarawak jaraknya hanya 45 menit dari Kota Kuching. Foto: Teri/Hi!Pontianak
Sarawak Culture Village terletak di kawasan kaki Gunung Santubong Kuching. Objek wisata ini menjadi menjadi tempat yang ideal wisatawan yang ingin mengetahui budaya di Sarawak. Kampung budaya ini menyuguhkan nuansa alam yang sangat menyejukkan
Tak hanya 8 replika rumah budaya, tempat tersebut juga memiliki gedung theater, yang menampilkan tarian dari berbagai etnik masyarakat di Sarawak. Penampilan kebudayaan akan dilakukan dua kali dalam sehari, untuk menghibur para wisatawan yang datang.
Salah satu wisatawan asal Kota Pontianak, Gita, merasa takjub saat mengunjungi kampung budaya Sarawak. Menurutnya replika-replika rumah adat yang terdapat di kawasan tersebut mampu membawa wisatawan merasakan suasana adat yang natural.
Di Kampung Budaya Sarawak pengunjung juga bisa melakukan aktivitas keseharian warga lokal. Foto: Teri/Hi!Pontianak
"Kita bisa merasakan menjadi masyarakat adat, suasana replika rumah adatnya sangat natural," ucapnya, Sabtu, 23 Juli 2022.
Gita menyebutkan, dirinya juga menyaksikan berbagai penampilan kebudayaaan seperti tarian. Lalu pembuatan makanan dan alat musik tradisional secara langsung. Di samping itu wisatawan menurutnya juga bisa ikut bermain berbagai permainan tradisional masyarakat Sarawak. "Saya sempat bermain gasing tradisional dan alu-alu di Kampung Budaya Sarawak," katanya.
Pengunjung dari Pontianak masuk ke rumah budaya etnis cina di Kmpung Budaya Sarawak. Foto: Teri/Hi!Pontianak
Dirinya mengungkapkan kampung budaya yang ditata dengan rapi sangat membuat wisatawan nyaman untuk berkeliling kawasan tersebut. Berbagai penampilan dan atraksi yang terdapat dikawasan tersebut menurutnya sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan.
"Meskipun cukup luas, kita tidak merasakan lelah karena kita bisa melihat berbagai hal yang unik-unik," tukasnya.

Sumber : kumparan.com

0 comments: