Kecepatan Internet Indonesia Paling Lambat di Asia Tenggara, Apa Penyebabnya?

Rabu, Juli 13, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Penggunaan internet. | Sumber : pexels.com

Indonesia masih memiliki kecepatan internet yang paling lambat dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Dalam website Speedtest Global Index pada bulan Mei 2022, rata-rata kecepatan unduh internet di Indonesia hanya sebesar 24,32 Mbps dan rata-rata kecepatan unggahnya sebesar 12,44 Mbps serta latensi sebesar 37 ms untuk kategori mobile. Peringkat rata-rata kecepatan internet di Indonesia dalam kategori mobile berada pada peringkat ke-112. Sedangkan untuk kategori fixed broadband rata-rata kecepatan internet di Indonesia berada pada peringkat ke-127. Dengan rata-rata kecepatan unduh sebesar 30,98 Mbps dan rata-rata kecepatan unggah sebesar 20,34 Mbps serta latensi sebesar 17 ms.

Speedtest Global Index juga mencantumkan median kecepatan internet di Indonesia. Dalam kategori mobile, median kecepatan internet di Indonesia berada pada peringkat ke-105 dari seluruh negara. Dengan median kecepatan unduhnya sebesar 16,52 Mbps dan median kecepatan unggah sebesar 9,90 Mbps serta latensi sebesar 28 ms. Sedangkan untuk kategori fixed broadband, median kecepatan internet di Indonesia berada pada peringkat ke-117. Median kecepatan unduhnya sebesar 21,03 Mbps dan median kecepatan unggah sebesar 9,82 Mbps serta latensi sebesar 7 ms.

Median kecepatan internet mobile dan fixed broadband

Peringkat kecepatan internet di Indonesia masih tertinggal jauh jika dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara lainnya. Internet di Indonesia sudah ada sejak puluhan tahun lamanya, tetapi mengapa kecepatan internet di Indonesia paling lambat di Asia Tenggara? Berikut beberapa penyebab lambatnya kecepatan internet di Indonesia.

1. Faktor Geografis di Indonesia

Kondisi geografis memberikan banyak sekali dampak untuk Indonesia, salah satu dari dampak tersebut adalah lambatnya kecepatan internet di Indonesia. Indonesia memiliki banyak pulau, laut, hutan, dan pegunungan yang memiliki banyak hambatan geografis sehingga menyebabkan infrastruktur internet di Indonesia tidak dapat menjangkau seluruh wilayahnya. Sebagian besar masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan apalagi pegunungan memiliki akses internet yang kurang bagus. Namun, pada daerah perkotaan akses internetnya sangat bagus. Hal itu dipengaruhi oleh kondisi geografis Indonesia yang beragam.
2. Biaya Pembuatan Infrastruktur Mahal
Mengakses koneksi internet memang memerlukan infrastruktur, infrastruktur tersebut meliputi tiang pemancar, kabel fiber optik, kabel telepon, dan lainnya. Untuk membangun infrastruktur tersebut diperlukan biaya yang besar. Indonesia memiliki jangkauan wilayah sangat luas sehingga biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun infrastruktur akan lebih besar.

3. Pengguna Internet di Indonesia Sangat Banyak
Tingkat persentase pengguna internet di Indonesia mencapai 73,7 persen dari total penduduk Indonesia. Hal tersebut dapat menyebabkan internet menjadi lambat, jika pengguna internet semakin banyak dalam suatu wilayah maka kecepatan internetnya akan semakin rendah.
4. Daya Beli Masyarakat Cenderung Rendah
Mayoritas pengguna internet di Indonesia masih menggunakan layanan seluler untuk mengakses internet. Karena pendapatan negara Indonesia lebih rendah daripada negara lain, maka perusahaan layanan internet di Indonesia menurunkan kualitas koneksinya. Layanan seluler dinilai lebih terjangkau dengan menggunakan sistem prabayar. Sedangkan kecepatan internet akan lebih bagus jika masyarakat menggunakan jaringan serat optik (FTTH), namun masyarakat yang berlangganan FTTH masih tergolong sedikit karena harganya lebih mahal daripada layanan seluler.

5. Operator Penyedia Layanan Internet Terlalu Banyak
Banyaknya perusahaan operator penyedia layanan internet di Indonesia membuat masyarakat bebas memilih layanan internet sesuai keinginan. Tetapi terlalu banyaknya perusahaan penyedia layanan internet memberikan dampak yang buruk terhadap kecepatan internet di Indonesia. Hal tersebut menimbulkan akibat untuk setiap perusahaan memperoleh spektrum jaringan yang kecil karena harus berbagi spektrum dengan operator lainnya. Jumlah operator penyedia layanan internet di suatu negara bagusnya memiliki tiga sampai empat operator saja, tetapi di Indonesia memiliki lebih dari lima operator penyedia internet. Menurut Speedtest Index Global, operator penyedia layanan internet yang memiliki kecepatan internet paling bagus di Indonesia yakni Telkomsel dengan skor 30,49.






Sumber : kumparan.com

0 comments: