Keren! Wanita 21 Tahun Ini Raup Omzet 100 Juta dari Jualan Putu

Selasa, Juli 05, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Madiun - Di usia muda, wanita ini sukses bisnis kuliner dengan omzet menggiurkan. Pada tahun pertama berjualan, ia mampu meraih Rp 100 juta!

Berjualan makanan kaki lima kerap disepelekan, padahal bisnis ini bisa jadi sangat menguntungkan. Dengan komitmen dan usaha keras, bisnis ini bisa menghasilkan banyak cuan!

Seperti halnya yang diungkap netizen TikTok bernama Achaa melalui akun TikTok @aechapek. Ia mengatakan tak menyesal melewatkan usia 21 tahunnya untuk berjualan putu jumbo.

Dirinya menulis, "Umur 21 tahun nggak akan kembali lagi, tapi aku bersyukur dengan jual putu bisa dapet achieve kurang lebih 100 juta pertama di tahun pertama dagang."

Videonya viral hingga sudah ditonton lebih dari 389 ribu kali saat berita ini ditulis. Banyak netizen memuji dan salut dengan usahanya.

Dihubungi detikfood via Instagram (2/7), Achaa mengaku baru setahun berjualan putu. Wanita 22 tahun ini kini sedang menempuh pendidikan kuliah di UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya. Dirinya sekarang mahasiswa semester 6.

"Sejak semester 5, aku jualan putu. Lokasinya sengaja dibuka dekat kampus biar kalau ada tugas, gampang ngumpulinnya," kata Achaa. Gerai Putu Jumbo miliknya ada di Jl Dr. Ir. H. Soekarno (MERR), Surabaya.

Selain itu gerai putu juga ada di Jl Bali, Madiun (pusat); Jl Raya Jati, Sidoarjo; dan Jl Raya Nginden, Surabaya. Achaa mengatakan ia punya alasan khusus berjualan putu di usia 21 tahun.

"Jual putu ini berpeluang dan biasanya yang jual selalu orang yang tua dan ingin aja membuka usaha putu biar target anak muda bisa lebih dijangkau," katanya.

Putu buatannya khas Madiun. Warnanya putih, bukan hijau muda seperti putu pada umumnya. Ukurannya juga jumbo alias lebih besar.

"Putu khas Madiun ini resepnya dibuat langsung oleh buyut saya. Berdiri sejak 1972 hingga saat ini (di Madiun)," ujar Achaa. Dirinya mengatakan putu buatannya memiliki tekstur lebih lembut dan rasa lebih manis dibanding putu pada umumnya.

Achaa menjual putunya seharga Rp 20 ribu per kotak isi 5 buah. Dalam sehari ia bisa menjual 30-40 bungkus putu atay berarti 150-200 buah putu. "Kalau ramai banget bisa jual di atas 50 porsi," ujarnya.

Achaa membeberkan tantangan yang pernah ia hadapi sekaligus memberi tips untuk anak muda berbisnis kuliner.

Achaa mengatakan bisnis putu miliknya tidak langsung berjalan mulus. Tantangan beratnya adalah ketika awal memulai, dirinya tidak punya cukup modal.

Achaa bersama pacarnya, Dhanar lantas 'nekat' meminjam uang di koperasi sebesari Rp 30 juta. "Karena memang tidak mau merepotkan orang tua. Kami mau belajar mandiri karena sudah merasa umur yang pantas untuk mandiri secara hukum," lanjutnya.

Ia bersyukur karena hutang yang diperkirakan lunas 1 tahun, ternyata bisa lunas hanya dalam 4 bulan. "Setelahnya kami melanjutkan penjualan seperti biasanya dan melakukan pengelolaan uang dengan baik," tutur Achaa.

Dirinya melanjutkan, "Kini saya dan pacar saya sudah menabung beberapa aset seperti kendaraan, tanah, dan sebagainya."

Achaa mengatakan ada 5 tips berbisnis kuliner untuk anak muda yang menurutnya bisa dijalani. "Pertama, cari ide bisnis yang berpeluang. Terus berani, punya modal, konsisten dan tidak malu, serta punya pasangan yang saling dukung dan bantu," ungkapnya.

Beruntung ia dan Dhanar bisa menjalankan bisnis putu Madiun ini bersamaan. Selain jualan putu, Achaa secara pribadi juga punya profesi lain.

Dirinya bekerja di bagian keuangan sebuah perusahaan swasta, usaha Warkop Juara sejak 2018, Content Creator, hingga jalani usaha jual sepatu bekas impor bersama pacarnya.

Sumber : detik.com

0 comments: