UNIK ! Masjid Ini Punya Pilar Besi 1.600 Tahun tapi Tak Berkarat

Rabu, Juli 13, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Foto: Diego Delso/Wikimedia Commons

New Delhi - Di India terdapat masjid tua yang kerap menyita perhatian wisatawan. Soalnya, di sana terdapat pilar besi yang tahan karat.

Kompleks Masjid Quwwat-ul-Islam di New Delhi kerap disebut sebagai tempat ajaib. Itu karena terdapat pilar besi berusia 1.600 tahun yang tak berkarat.

Pilar itu kerap disebut sebagai Pilar Besi Qutub Minar. Pilar ini adalah monumen kuno dengan tinggi 7,21 meter, diameter 41 sentimeter, dan berat hingga 6 ton.


Pilar tersebut sudah berdiri sejak masa pemerintahan Chandragupta II. Ia merupakan salah satu pemimpin paling kuat dari Kekaisaran Gupta.

Kendati sudah tua, sampai saat ini pilar tersebut tak menunjukkan tanda-tanda kerusakan dan karat. Para ahli melakukan penelitian mengenai fenomena unik ini hingga akhirnya menemukan jawabannya pada tahun 2003.

Sebelumnya, orang-orang percaya pilar itu tahan karat karena dibuat dari logam misterius dari luar bumi. Ada pula yang berspekulasi bahwa pilar itu dibuat dengan teknik futuristik yang saat ini sudah hilang.

Nah, anggapan yang kedua ini pernah dibuktikan ahli metalurgi di Kanpur IIT. Ia mengemukakan temuannya dalah makalah yang diterbitkan dalam jurnal Current Science.

Salah satu penulis studi tersebut, R Balasubramanian, menyebut pilar tersebut sebagai kesaksian hidup keterampilan ahli metalurgi India kuno. Dia menjelaskan bahwa struktur besi tempa memiliki lapisan pelindung yang disebut 'misawite'.

Baca juga: Singa-singa Mantai di India
Misawite adalah oksihidroksida besi amorf yang membentuk penghalang dengan mengikuti di sebelah antarmuka antara logam dan karat. Terbentuknya misawite disebabkan oleh tingginya kandungan fosfor pada besi.

Sementara besi modern memiliki kandungan fosfor di bawah 0,05%, besi tempa pada Pilar Qutub Minar mengandung fosfor sebanyak 1 persen.

Menurut Dr. Balasubramaniam dari Institut Teknologi India, alih-alih menghilangkan fosfor dari besi seperti yang dilakukan para pekerja saat ini untuk mencegah logam putus, mereka menyimpannya di dalam, dan hanya memukul pilar dengan palu untuk mendorong fosfor dari inti menuju permukaan. Ini membuat besi tetap kuat, dan juga menyebabkan pembentukan penghalang misawite.

Pilar itu memang tahan banting bila disandingkan dengan faktor alam. Sayangnya, tantangan eksistensi justru datang dari manusia.

Banyak yang meyakini bahwa pilar ini membawa keberuntungan bagi siapapun yang berhasil melingkarkan lengan mereka di struktur logam dan menyentuhnya dengan ujung jari. Ini menyebabkan banyak orang menyentuh pilar selama bertahun-tahun. Akibatnya, terjadi perubahan warna pada pilar.

Misawite memang sangat baik dalam melindungi besi dari karat, tetapi ini adalah lapisan yang sangat tipis. Sementara orang-orang terus datang dan menggosok pakaian mereka di sana.

Itu menyebabkan Pilar Besi Qutub Minar kehilangan kemurniannya. Untungnya, pihak berwenang menyadari bahaya dan mendirikan pagar pelindung di sekitar pilar tersebut.



Sumber : detik.com

0 comments: