Menikmati Keindahan Alam di Negeri Kahyangan Magelang

Rabu, Juli 20, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Magelang - Beragam destinasi wisata di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Salah satunya adalah Negeri Kahyangan atau dulunya dikenal dengan Tol Kahyangan.
Negeri Kahyangan berada di Dusun Surodadi, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. Untuk sampai lokasi ini bisa dengan sepeda motor, mobil pribadi, atau bus medium.

Di Negeri Kahyangan, pengunjung disuguhi panorama alam. Jika cuaca cerah bisa melihat langsung keindahan Gunung Merbabu, Merapi, Sumbing, Sindoro, Andong, maupun perbukitan. Sebaliknya, saat berkabut juga bisa menjadi daya tarik tersendiri.

Di lokasi ini selain bisa menikmati pemandangan alam ada ikon berupa gapura castile setinggi 9 meter. Gapura ini bisa dijadikan spot berfoto.

Manajer Negeri Kahyangan, Supri, menceritakan awal mula penamaan Negeri Kahyangan. Yakni adanya jalan yang terlihat menembus awan ketika berkabut.

"Jalan menuju dusun di atas situ seakan-akan sudah buntu, padahal nggak. Itu jalan penghubung desa, jalur evakuasi juga, tapi karena sering tertutup kabut makanya saya kasih nama Tol Kahyangan. Jalan itu seakan-akan nembus ke awan," kata Supri saat ditemui di Negeri Kahyangan

Nama Tol Kahyangan kemudian diganti dengan Negeri Kahyangan. Alasannya adalah untuk menjaga kondisi lingkungan. Jika tetap mempertahankan nama Tol Kahyangan, disebutnya muncul banyak lapak pedagang di pinggir jalan dan merusak pemandangan.

"Itu (jalan) fasilitas umum ketika saya punya konsep tarik HTM (harga tiket masuk) takut kalau itu dikira pungutan liar, maka saya konsep Negeri Kahyangan dengan seluas 1,5 hektare. Kita konsep dengan bangunan-bangunan seperti bangunan kuno castile, ada kuda sembrani dan yang lainnya," ujar Supri yang juga Kepala Dusun Surodadi.

Tiket masuk Negeri Kahyangan, kata dia, mulai diberlakukan sejak empat bulan lalu. Adapun tiket masuk sebesar Rp 10 ribu per orang. Kemudian parkir motor Rp 2 ribu, mobil Rp 5 ribu, elf Rp 10 ribu dan bus medium Rp 15 ribu.

"HTM per orang Rp 10 ribu bisa menikmati beberapa gunung. Ada Gunung Merbabu, Merapi, Sumbing, Sindoro, Andong kelihatan semua, Bukit Menoreh kelihatan semua. Bahkan ada bukit-bukit yang indah," tuturnya.


"Kalau pas kabut kita hanya bisa menikmati mungkin spot seperti castile, patung kuda sembrani dan mungkin udara yang sangat segar. Itu pun kalau pas kabut lebih tebal lagi mungkin dengan jarak tempuh 5 meter, 10 meter di kota kan jarang ada kabut yang tebal, tapi di sini kita kadang gapura pun hilang, gunung hilang karena kabut. Kabut (jadi daya tarik) bisa dinikmati di sini," ujar Supri.


Negeri Kahyangan, salah satu destinasi wisata di Kabupaten Magelang, Selasa (19/7/2022). Foto: Eko Susanto/detikJateng
Pengelolaan destinasi wisata Negeri Kahyangan ini dilakukan BUMDes. Di lokasi juga ada beberapa warung yang dibangun BUMDes. Di mana pengelolaan secara gratis, warung ukuran besar dikelola bersama atau komunal oleh 10 kepala keluarga (KK), kemudian warung kecil bisa 2 KK atau kakak-adik.

Supri menambahkan, saat libur Lebaran lalu pengunjung yang datang per hari rata-rata 1.500 pengunjung. Kemudian, saat ini setiap harinya rata-rata 300 pengunjung, sedangkan akhir pekan di atas 1.500 pengunjung.

"Weekday di angka 300 pengunjung, tapi kalau di weekend kemarin ada 2.456 pengunjung. Itu dari Jogja, Magelang, Jawa Timur, Jawa Barat dan luar Jawa pun juga banyak," ujar dia.

Salah satu pengunjung dari Semarang, Deva Permana mengaku dia dari Ketep Pass dan mampir di Negeri Kahyangan.

"Tadi habis dari Ketep. Saya cari lewat IG (Instagram) sama map, tepatnya lewat map wisata terdekat. Ya lumayan (bagus), kalau dikasih bintang ya bintang 4,8," ujarnya yang sempat berfoto-foto di depan gapura castile, itu.

"Tiket masuknya Rp10 ribu murah, terjangkau untuk semua kalangan. Lumayan bagus, nggak mengecewakan," tuturnya.

Sumber : detik.com

0 comments: