Pekan Depan, Jokowi Kunjungi China, Jepang dan Korsel

Sabtu, Juli 23, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Presiden Joko Widodo pimpin rapat terbatas pengelolaan produk turunan kelapa sawit di Istana Merdeka, Jakarta (18/7/2022). Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, mengumumkan rencana kunjungan Presiden RI, Joko Widodo, ke sejumlah negara Asia Timur. Kunjungan tersebut akan digelar pekan depan.
Retno menerangkan, Jokowi menjadwalkan kunjungan tiga hari ke tiga negara. Dia akan menemui Perdana Menteri China, Li Keqiang, dan Presiden China, Xi Jinping, pada Selasa (26/7/2022).
Jokowi kemudian akan melawat ke Tokyo pada Rabu (27/7/2022). Dia akan mengadakan pertemuan dengan PM Jepang, Fumio Kishida.
Setelahnya, Jokowi melanjutkan perjalanan ke Seoul pada Kamis (28/7/2022). Dia akan melangsungkan pertemuan pula dengan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol.
"Presiden RI merupakan salah satu pemimpin pertama yang diterima oleh Presiden Xi Jinping selama pandemi ini, di luar acara Olimpiade Musim Dingin di Beijing awal tahun ini," terang Retno saat konferensi pers daring Kemlu RI pada Kamis (21/6/2022).
Presiden Jokowi bersama Presiden Xi Jinping. Foto: Reuters/Kenzaburo Fukuhara
Agenda tersebut bertujuan untuk mendiskusikan kerja sama ekonomi dengan Indonesia. Jokowi menggarisbawahi prospek memperkuat hubungan dalam bidang perdagangan dan investasi.
Para pemimpin itu akan turut mengurai isu kawasan dan internasional. Retno kemudian menyinggung perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Group of 20 (G20) pada November mendatang di Bali.

Retno menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan seluruh anggota G20, termasuk tiga negara yang akan dikunjungi Jokowi.
"Sebagai ekonomi terbesar di Asia tenggara, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk terus berkontribusi dalam upaya menjadikan Kawasan Asia Tenggara and beyond, yaitu Kawasan Indo-Pasifik sebagai Kawasan damai, stabil dan makmur," tutur Retno.
"Di tengah situasi dunia yang dipenuhi rivalitas yang tidak sehat dan semakin lunturnya nilai multilateralisme, Indonesia justru akan lebih giat menjalin kerja sama dan menebarkan spirit solidaritas dan perdamaian," sambung dia.
Jokowi hadiri KTT ASEAN Jepang. Foto: Dok. Biro Pers Setpres
China, Jepang, dan Korsel adalah mitra ASEAN. Indonesia akan memegang presidensi organisasi itu pada 2023.
Ketiga negara itu juga merupakan mitra strategis dalam bidang ekonomi bagi Indonesia. China sendiri adalah mitra dagang terbesar di Indonesia.
Perdagangan antara kedua negara menyentuh USD 110 miliar (Rp 1,6 kuadriliun) pada 2021. Sebagai investor ketiga terbesar, China telah mengucurkan sekitar USD 3,2 miliar (Rp 48 triliun) pula di tahun yang sama.
Sementara itu, Jepang telah menempati peran sebagai mitra ekonomi tradisional. Perdagangan dengan Jepang mencapai lebih dari USD 32 miliar (Rp 481 triliun), sedangkan investasi menyentuh USD 2,26 miliar (Rp 33,9 triliun) pada 2021.
Investasi Korsel di Indonesia juga berkembang secara pesat, hingga mencapai USD 1,64 miliar (Rp 24,6 triliun) pada 2021. Retno melaporkan hingga USD 18,41 miliar (Rp 276 triliun) dalam nilai perdagangan Korsel-Indonesia.


Sumber : kumparan.com

0 comments: