Viral! Dilamar di Taman Safari, Wanita Ini Malah Berakhir Masuk Rumah Sakit Usai Dicium Jerapah

Senin, Juli 25, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Momen melamar pasangan seharusnya menjadi momen romantis yang tak terlupakan. Oleh karena itu pemilihan waktu dan tempat perlu diperhitungkan. Bila tidak situasi tak terduga ini bisa saja terjadi.

Seorang wanita dilamar kekasihnya saat sedang berada di taman Safari. Kejutan tak terduga ini tentu saja mengharukan. Namun, tak lama kemudian situasi romantis ini menjadi kacau karena kejadian tak terduga. Kisah ini pun viral di media sosial.

Perempuan ini membagikan kisah tak terduganya melalui akun TikTok @montserratcox. Dalam video tersebut dirinya mendapatkan kejutan dari kekasihnya di atas sebuah mobil bak.

Tiba-tiba saja kekasihnya bersimpuh sembari memberikan kotak cincin. Terkejut dan penuh haru, dirinya berencana untuk menerima lamaran dari pria tersebut.

Namun, tiba-tiba saja seekor jerapah mendekatinya dan ‘mencium’ kepalanya hingga perempuan tersebut terjungkal. Alhasil dirinya harus dilarikan ke rumah sakit setelah itu.

“Harus memakai penyangga leher untuk beberapa hari ke depan, tapi tetap menjadi lamaran terbaik yang pernah terjadi,” tulisnya dalam keterangan video.

Untungnya, perempuan tersebut masih bisa menikmati momen romantis tersebut. Selain itu juga pulih dengan cepat.



Video yang sudah ditonton lebih dari 3 juta kali ini mendapatkan beragam reaksi dari warganet. Ada yang memberikan celetukan lucu dan berkomentar, “Jerapah itu seperti ‘Sis, biarkan aku melihat cincin itu!’. Mungkin jerapah itu adalah pengiring pengantin.”

“Jerapah itu mungkin mengira seseorang berkata padanya ‘kamu boleh mencium pengantin wanita sekarang’,” celetuk salah satu warganet.

Tak hanya itu, warganet juga berasumsi bahwa kejadian tersebut merupakan sebuah pertanda. Seorang warganet pun berkomentar, “Aku tidak tau, tapi untukku pribadi itu adalah sebuah pertanda.”

“Aku akan menganggap itu sebagai tanda untuk berkata ‘Tidak’,” tambah warganet lain.


Sumber : SUARA 

0 comments: