4 Tradisi Adat Istiadat di Tana Toraja yang Masih Bertahan hingga Kini

Jumat, Agustus 05, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Gelaran adat di Tana Toraja, Sulawesi Selatan (Foto Kemenparekraf)

SEPERTI apa tradisi adat istiadat di Tana Toraja, Sulawesi Selatan yang masih bertahan hingga saat ini? Simak terus artikel berikut ya.

Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya serta adat istiadat yang masih dipertahankan hingga saat ini. Salah satu suku yang masih kental dengan adat istiadat di masyarakatnya adalah suku Toraja.

Nah, suku Toraja mayoritas tinggal di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Suku ini masih mempertahankan adat dan budaya yang khas hingga saat ini. Mayoritas masyarakat di suku Toraja beragama Kristen.

Tana Toraja sendiri kaya akan objek wisata serta kekayaan budayanya. Berikut Okezone merangkum tradisi adat istiadat di Tana Toraja yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Tradisi Adat Istiadat di Tana Toraja

1. Tinggo Tedong

Kegiatan ini merupakan rangkaian pemakaman yang dilakukan oleh masyarakat Toraja dengan menyembelih kerbau. Menurut kepercayaan umum, kerbau adalah hewan suci dan gunung arwah yang akan membawanya ke alam baka.

2. Sisemba

Selanjutnya ada tradisi Sisemba atau pertarungan kaki antar anak-anak maupun orang dewasa di Tana Toraja sebagai bentuk perayaan panen. Tradisi ini biasanya dilakukan di lapangan dan mempertemukan dua kubu dari dua desa yang berbeda.

Setiap kubu akan saling berpegangan dengan kelompoknya dan bergerak maju untuk melakukan tendangan kepada lawan. Tenang saja, permainan ini diawasi langsung oleh seorang wasit.

3. Rambu Solo

Salah satu tradisi yang masih dipertahankan hingga saat ini adalah Rambu Solo atau ritual pemakaman untuk orang wafat. Tradisi ini memiliki tujuan untuk mengantarkan arwah menuju kehidupan setelah kehidupan didunia dengan serangkaian doa dan ritual.

Dalam tradisi Rambu Solo akan diadakan pertunjukan seni, adu kerbau hingga kemudian jenazah diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.

4. Silaga Tedong

Silaga Tedong merupakan permainan adu kerbau yang masih dilakukan suku Toraja hingga saat ini. Permainan adu kerbau ini biasanya dilakukan ketika ada keluarga yang meninggal bertujuan untuk menghibur keluarga yang ditinggalkan serta pelayat yang hadir.

Silaga Tedong masih merupakan rangkaian acara Rambu Solo. Keseruan dari Tradisi ini adalah adu kerbau dilakukan di tanah lapang dan becek. Selain itu kerbau yang digunakan juga merupakan kerbau jenis tertentu dengan harga mahal.

Itulah tadi tradisi adat istiadat di Tana Toraja yang masih bertahan hingga saat ini.


Sumber : okezone.com

0 comments: