5 Fakta Gelombang Panas di China, Warga Melarikan Diri ke Bunker Bawah Tanah

Sabtu, Agustus 27, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Cuaca panas di China (Foto AP)

BEIJING - Puluhan daerah di China terpanggang dalam suhu yang sangat menyengat saat gelombang panas melelehkan atap bangunan dan jalan yang tertekuk serta cuaca yang terik mendorong orang untuk mencari kesejukan di tempat perlindungan serangan udara bawah tanah.

Berikut fakta dari cuaca buruk tersebut

1. Suhu Mencapai 40 Derajat

 

Pada Selasa (12/7/2022) sekira pukul 11:00 68 kota - termasuk Shanghai dan Nanjing di dekatnya - telah mengeluarkan peringatan merah, yang tertinggi dalam sistem peringatan gelombang panas tiga tingkat, memperkirakan suhu lebih dari 40 derajat Celcius selama 24 jam berikutnya.

Shanghai, yang masih memerangi wabah Covid-19 sporadis, memperingatkan 25 juta penduduknya untuk bersiap menghadapi cuaca panas minggu ini. Sejak pencatatan dimulai pada 1873, Shanghai hanya memiliki waktu 15 hari dengan suhu di atas 40 derajat Celcius.

2. Datang Lebih Cepat

Sebuah foto yang dibagikan secara luas di media sosial menunjukkan seorang penguji COVID dalam setelan hazmat seluruh tubuh memeluk balok es setinggi satu meter di tepi jalan. Di taman margasatwa Shanghai yang luas, stafnya harus menghabiskan delapan ton es sehari hanya untuk menjaga hewannya tetap dingin.

“Tahun ini, cuaca panas datang sedikit lebih awal dari sebelumnya,” kata Zhu Daren, seorang warga Shanghai, saat putranya yang berusia lima tahun bermain di air mancur.

"Meskipun baru Juli, saya merasa (cuaca hangat) sudah mencapai titik tertinggi. Pada dasarnya, Anda perlu menyalakan AC ketika Anda pulang dan memakai tabir surya ketika Anda keluar," tambahnya sebagaimana dilansir Reuters.

3. Warga Bersembunyi di Bunker

Nanjing, salah satu dari tiga "tungku" China yang terkenal karena musim panasnya yang membakar, telah membuka tempat perlindungan serangan udara bawah tanah untuk penduduk sejak Minggu (10/7/2022), dengan bunker masa perangnya yang dilengkapi dengan WiFi, buku, dispenser air, dan bahkan oven microwave. Kota itu mengeluarkan peringatan merah pada Selasa.

4. Atap Meleleh

Di Chongqing, "tungku" kedua, atap salah satu museumnya benar-benar meleleh, dengan genteng atap tradisional Tiongkok bermunculan saat panas melarutkan ter di bawahnya. Kota itu menaikkan peringatan merah pada Senin.

Chongqing juga mengerahkan truk penyemprot air sanitasi untuk menjaga jalannya tetap dingin.

Minggu ini, suhu tinggi, kelembaban dan radiasi ultra-violet juga diperkirakan menyelimuti pusat kota Wuhan, tungku ketiga.

5. Semua Warga Nyalakan AC

Untuk mengatasi musim panas, banyak orang di China beralih ke AC di rumah, kantor, dan pabrik mereka, namun hal itu dapat menyebabkan masalah bagi jaringan listrik nasional.

Permintaan bisa mencapai level tertinggi baru selama musim panas dan Kementerian Manajemen Darurat telah memperingatkan bahwa operasi yang aman akan menghadapi "ujian berat".


Sumber : okezone.com

0 comments: