Bisnis Arang Moncer, Bahan Baku Jadi Sandungan

Kamis, Agustus 04, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Jakarta - Walaupun bisa menghasilkan omset yang besar, bisnis arang ternyata memiliki kendala yang cukup pelik. Fluktuasi harganya sangat dipengaruhi oleh ketersediaan batok kelapa sebagai bahan baku utamanya.

Pairin, seorang Ia mengaku, pada masa-masa tertentu butuh usaha lebih keras untuk memperoleh batok kelapa. Ia pun rela mengepul dari para pedagang kelapa di pasar-pasar di sekitar tempat tinggalnya.

"Kadang, kita harus bayar duluan sebagai tanda jadi. Itu pun harus terus dijaga biar nggak dilempar ke orang lain," tuturnya kepada tim d'Mentor

Ia menambahkan, semakin mendekati hari besar, semakin sulit untuk memperoleh bahan baku.

"Istilahnya begini, kita punya uang 300 juta, kita beli emas langsung dapat. Cuma kalau batok kelapa ini belum tentu. Bisa cek ke pasar-pasar kalau nggak percaya. Makanya sekarang ini, kalau boleh jujur, modal juga harus gede biar dapat bahan baku," ungkapnya.

Hal serupa juga ia paparkan saat pertama kali mencari pembeli. Menurutnya, harus ada usaha ekstra saat memulai usaha ini. Sebab, para konsumen sangat jeli dalam memilih kualitas arang yang akan mereka gunakan.

"Sebagai produsen baru, saya dulu menjaga kualitas. Bagaimana caranya agar konsumen suka sama produk kita. Nah setelah itu baru kita kejar kuantitas. Nanti juga disesuaikan dengan kemampuan kita mendapat bahan baku," kata Pairin.

Bagi para calon pengusaha, Pairin mengungkapkan bahwa bisnis arang masih memiliki potensi yang besar. Menurutnya, produk ini minim resiko. Sebab, arang bisa bertahan lama dan tidak akan rusak oleh berbagai kendala cuaca.

"Saya berani menjamin, berapapun produk yang kita miliki, dalam satu tahun produk itu pasti habis. Misalkan seperti tahun baru, meskipun sehari, sifatnya nasional. Jadi serapannya besar sekali," tutupnya.

Sumber : detik.com

0 comments: