Ciuman dengan Narapidana di Penjara, Wanita Ini Malah Kena Kasus Pembunuhan

Jumat, Agustus 19, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Tidak sedikit wanita yang memilih untuk berbagi keintiman dengan kekasih atau pasangan di penjara karena itu satu-satunya pilihan. Namun bagaimana jika dari keintiman tersebut, dirinya justru terlibat kasus pembunuhan?

Melansir dari laman My Joy Online, viral kisah dari seorang wanita yang dituduh melakukan pembunuhan kepada seorang narapdina. Ia mendapatkan tuduhan tersebut secara resmi setelah berbagi ciuman dengan narapidana tersebut.

Wanita ini bernama Rachel Dollard dan kini sudah ditahan oleh pihak berwenang, tepatnya Tennessee Department of Correction (TDOC). Ia ditahan setelah dipanggil untuk memberikan pernyataan pada Selasa (16/8/2022).

Kejadiannya dimulai ketika wanita ini mengunjungi seorang pria di penjara yang bernama Joshua Brown dan berbagi ciuman. Namun tak lama setelah Rachel kembali, Joshua ditemukan meninggal dunia.

Ilustrasi ciuman bibir pasangan (Pixabay/dimitrisvetsikas1969)
Joshua Brown sendiri dijatuhi hukuman penjara selama 11 tahun dan seharusnya dibebaskan pada tahun 2029. Ia terjerat kasus narkoba, namun akhirnya meninggal dunia karena narkoba pula.

Ketika bertemu dengan Joshua, Rachel dilaporkan dengan sengaja menyelundupkan narkoba ke penjara. Ia berciuman sembari memasukkan setengah ons metamfetamin ke dalam mulut Joshua.

Sayangnya, belum berhasil mengeluarkannya, Joshua dinyatakan meninggal dunia karena overdosis. Akhirnya, Rachel mendapatkan dakwaan pembunuhan terhadap Joshua.



"Insiden ini menunjukkan betapa bahayanya memasukkan barang selundupan ke dalam penjara dan konsekuensi yang mengikutinya,” kata David Imhof, direktur Kantor Investigasi dan Perilaku TDOC.

Sejak saat itu, pihak kepolisian membuat peraturan baru terkait keamanan di penjara di Tennesse tersebut. Saat ini, disediakan alat yang khusus untuk memindai tubuh dari setiap pengunjung.

"Agen kami akan melakukan penuntutan terhadap setiap individu yang mengancam keselamatan dan keamanan staf kami, pria dan wanita dalam tahanan kami, dan fasilitas kami," tambah Imhof.



Sumber : SUARA 

0 comments: