Taiwan Siapkan Bungker Siaga Serangan China

Selasa, Agustus 02, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Warga Taiwan saat melakukan simulasi hadapi serangan China. (AP/Chiang Ying-ying)

Jakarta, CNN Indonesia -- Taiwan kini mempersiapkan bungker untuk melindungi penduduk mereka dari serangan udara di tengah tensi dengan China yang kian memanas.

Sebagaimana diberitakan Reuters, pemerintah Taiwan mulai menentukan sejumlah lokasi yang dapat dijadikan bungker atau tempat perlindungan.

Beberapa lokasi itu adalah ruang parkir bawah tanah, sistem kereta bawah tanah, dan ruang bawah tanah pusat perbelanjaan.


Taipei sendiri memiliki lebih dari 4.600 bungker seperti itu. Fasilitas itu dikabarkan mampu mengakomodasi sekitar 12 juta orang, atau empat kali lebih banyak dari populasi Taipei.

Salah satu warga di Taiwan, Harmony Wu (18) kaget saat mengetahui ruang bawah tanah pusat perbelanjaan yang menjadi tempatnya belajar menari bakal menjadi bungker jika perang meletus. Meski begitu, ia mengerti mengapa fasilitas tersebut dipilih.

"Memiliki bungker sangat penting. Kami tidak tahu kapan perang dimulai dan bungker membuat kami aman," kata Wu.

"Perang itu brutal. Kami tidak pernah mengalaminya jadi kami tidak siap," ujarnya lagi.

"Memiliki bungker sangat penting. Kami tidak tahu kapan perang dimulai dan bungker membuat kami aman," kata Wu.

"Perang itu brutal. Kami tidak pernah mengalaminya jadi kami tidak siap," ujarnya lagi.

"Lihatlah perang di Ukraina. Tidak ada jaminan bahwa masyarakat awam tak akan menjadi sasaran. Seluruh warga harus memiliki kesadaran krisis. Kita memerlukan bungker untuk menghadapi serangan komunis China," ujar Abercrombie Yang, direktur dari Kantor Administrasi Bangunan.

Sebelumnya, Taiwan menyelenggarakan latihan serangan udara untuk pertama kali sejak pandemi Covid-19. Warga diminta berlindung di parkiran ruang bawah tanah dengan menutupi mata dan telinga mereka untuk meminimalisasi dampak serangan.

Berbagai persiapan dilakukan Taiwan untuk menghadapi ancaman China. China sendiri mengklaim Taiwan sebagai bagian dari kedaulatannya, pun kerap menekan Taiwan dari segi politik dan militer.


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: