Taiwan Tembakkan Suar Peringatkan Pesawat Tak Berawak Diduga Milik China, 'Melirik' Pulau Terpencil

Senin, Agustus 01, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Taiwan tembakkan suar ke drone yang diduga milik China yang melirik pulau terpencil (Foto: Reuters)

TAIPEI – Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan militer Taiwan menembakkan suar pada Kamis (28/7/2022) untuk memperingatkan sebuah pesawat tak berawak yang "melirik" sebuah pulau terpencil yang berlokasi strategis dan dijaga ketat berbatasan dengan pantai China.

Kementerian mengatakan pesawat tak berawak itu dua kali "melirik" ke wilayah udara pulau Dongyin, bagian dari kepulauan Matsu di lepas pantai provinsi Fujian China dan dikendalikan oleh Taiwan sejak berakhirnya perang saudara China pada 1949.

Kementerian menambahkan bahwa "tidak mengesampingkan" bahwa pesawat tak berawak itu sedang menyelidiki pertahanan pulau itu untuk melihat reaksi apa yang dihasilkannya.

Kementerian mengatakan Komando Dongyin menembakkan suar ke drone untuk memperingatkannya, tanpa mengidentifikasinya lebih lanjut.

Seorang pejabat senior yang mengetahui perencanaan keamanan di wilayah tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa itu adalah drone China, kemungkinan salah satu drone CSC-005 baru negara itu.

Pakar militer percaya pasukan Dongyin dilengkapi dengan rudal anti-kapal Hsiung Feng II buatan Taiwan serta rudal permukaan-ke-udara Sky Bow II.

Taiwan tidak mempublikasikan rincian kehadiran militernya di sana, tetapi Komando Area Dongyin telah berada di garis depan pertahanan Taiwan sejak 1950-an.

Ini adalah wilayah paling utara yang dipegang Taiwan, berada di ujung atas Selat Taiwan, titik penting yang harus dilalui oleh setidaknya sebagian dari kekuatan invasi China.

Insiden ini tercatat sebagai insiden kedua di dekat Dongyin tahun ini. Tidak ada komentar langsung dari Kementerian Pertahanan China.

Pada Februari lalu, sebuah pesawat sipil kecil China terbang sangat dekat ke pulau yang sama saat Taiwan menggambarkan China mungkin mencoba strategi baru untuk menguji reaksinya.

Seperti diketahui, Taiwan, yang diklaim oleh China sebagai wilayahnya sendiri, telah mengeluhkan peningkatan manuver militer China selama dua tahun terakhir atau lebih untuk mencoba dan memaksa pemerintah yang terpilih secara demokratis di Taipei untuk menerima kedaulatan Beijing.


Sumber : okezone.com

0 comments: