10 Penjual Makanan di Era Kolonial yang Pakai Alat Tradisional Sederhana

Sabtu, September 03, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Puluhan hingga ratusan tahun yang lalu, budaya kuliner kaki lima di Indonesia sudah ada. Di era kolonial, para penjual makanan ini tampil sederhana.

Dulu anak-anak sudah membantu orangtuanya untuk berjualan sayuran hingga buah. Mereka akan memikul jualan dengan wadah dari anyaman. Foto: Pool/Site


Beginilah tampilan pedagang sate keliling ketika melayani pesanan para pembeli. Sejak dulu, sate sudah menjadi makanan yang populer di Indonesia. Foto: Pool/Site

Ini foto penjual soto yang ada di tahun 1870. Disajikan dengan pikulan dari bambu, dan kendi. Soto ini terlihat klasik. Foto: Pool/Site

Sebelum hadirnya aneka es buah hingga es krim kekinian. Es limun lebih dulu menjadi minuman yang populer, dijual menggunakan wadah sederhana yang dipikul. Foto: Pool/Site

Bukan beli di supermarket, aneka buah-buahan segar yang dipikul keliling ini, jadi tempat warga jaman dulu untuk membeli buah. Foto: Pool/Site

 Pedagang Soto Betawi ini terlihat berbeda jauh dengan penjual Soto Betawi, di jaman sekarang. Meski begitu racikan dan bumbu yang digunakan tetap sama. Foto: Pool/Site

Minum jamu di pasar tradisional sambil membeli makanan yang lain, jadi aktivitas warga di jaman kolonial. Foto: Pool/Site

Cantiknya penjual sate khas Madura yang satu ini. Foto ini diambil sekitar tahun 1937, di salah satu pasar tradisional. Foto: Pool/Site


Di tahun 1910, daging babi biasanya dijual oleh pedagang kaki lima. Yang membelinya biasanya keluarga dari Eropa dan China. Foto: Pool/Site


Ini bentuk warung kopi beberapa puluh tahun yang lalu. Para pedagang membuat kopi tubruk langsung di gerobak sederhana mereka. Foto: Pool/Site






Sumber : detik.com

0 comments: