4 Kasus Horor Terkenal yang Ditangani Lorraine dan Ed Warren, Pasangan Penyelidik Hantu

Rabu, September 28, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2022 09 26 406 2675170 4-kasus-horor-terkenal-yang-ditangani-lorraine-dan-ed-warren-pasangan-penyelidik-hantu-KhkLf8gpnG.jpg
Ilustrasi (Shutterstock)

PASANGAN suami istri Ed dan Lorraine Warren atau The Warrens dikenal luas sebagai penyelidik paranormal Amerika yang terkenal di era 1970 hingga 1980-an. Pasangan ini juga banyak menulis buku tentang paranormal dan hasil penyelidikan hantu yang dilakukan keduanya.

Pasangan itu mengklaim sudah menyelidiki 10.000 kasus yang berkaitan dengan hantu. Bahkan, tak sedikit dari kasus tersebut yang diangkat ke layar lebar.

Berikut adalah 4 kasus terkenal yang ditangani The Warrens.

Kasus Boneka Annabelle

Kisah mengenai boneka lucu namun menyeramkan ini merupakan salah satu kasus terkenal yang ditangani Ed Warren dan sang istri. Boneka tersebut bahkan dipajang di museum milik keluarga Warren yang bernama Museum of the Warrens.

Mengutip dari laman Pop Sugar, kisah boneka itu terjadi di tahun 1970-an, saat ada seorang ibu yang membeli boneka itu untuk anak perempuannya. Secara tiba-tiba, boneka tersebut bergerak hingga melayang dengan sendirinya.

Film Annabelle

Ed dan Lorraine kemudian datang untuk memeriksa apakah boneka itu telah dirasuki iblis atau roh jahat lainnya.

Usai keduanya memeriksa, benar saja bahwa boneka itu dirasuki roh yang tidak manusiawi. Laman Mirror UK menyebut, Annabelle sengaja ditaruh di dalam kotak kaca oleh pasangan Warren. Karena roh yang merasukinya jahat, maka tidak ada satu orang pun yang boleh membuka kotak tersebut.

Kasus The Amityville

Selama ini, The Amityville dikenal sebagai sebuah film horor terkenal yang beredar di tahun 1979. Rupanya, film ini merupakan kisah nyata yang ditangani oleh The Warrens. Kisah ini bermula ketika keluarga Lutz membeli sebuah rumah pada tahun 1975 di sebuah perkebunan.

Saat tinggal di sana, anggota keluarga Lutz mengalami kejadian mengerikan yang tidak masuk akal. Ternyata rumah yang mereka tinggali itu merupakan tempat kejadian perkara kasus pembunuhan, sekitar satu tahun sebelumnya.

Laman Biography menyebut, gangguan-gangguan yang diterima keluarga Lutz sangat beragam. Contohnya, pisau di dapur yang sering jatuh sendiri dan adanya makhluk seperti babi bermata merah yang menatap George dan Daniel Lutz dari luar jendela.

Kejadian yang paling menakutkan adalah Kathy, Daniel, dan Christopher Lutz yang melayang tanpa sebab di tempat tidur mereka. Ada pula kejadian di mana George selalu terbangun pukul 03.15 pagi setiap harinya. Diyakini, jam tersebut adalah waktu pembunuhan terjadi.

Kisah mengerikan itu sampai di telinga The Warrens, hingga mereka memutuskan untuk membantu keluarga Lutz. Kali pertama sampai di rumah tersebut, Lorraine mengaku merasa takut. Namun, dirinya tak mengerti tentang hal apa yang ia takutkan.

Selanjutnya, perempuan kelahiran 31 Januari 1927 itu merasa seperti dihantam air terjun saat menaiki anak tangga.

Merasa terlalu banyak gangguan, keluarga Lutz memutuskan untuk meninggalkan rumah itu di tahun 1976. The Warrens pun sangat menyarankan hal itu dilakukan. Rumah The Amityville resmi dijual pada Februari 2017 seharga USD605 ribu.

Namun, nama pembeli rumah itu dirahasiakan hingga kini. Sementara itu, kisah horor The Amityville masih menjadi pro kontra hingga kini, sebab banyak orang yang meragukan keaslian ceritanya

Kasus Keluarga Perron

Selanjutnya, ada kisah keluarga Perron yang diceritakan dalam film The Conjuring. Di tahun 1971, keluarga Perron pindah ke sebuah rumah pertanian yang sangat besar di wilayah Harrisville.

Rumah itu diketahui mempunyai 14 kamar. Beberapa hari setelah kepindahannya, Carolyn, Roger, dan 5 anaknya mulai merasakan hal aneh.

Dari mulai hal kecil, yakni Carolyn yang menyadari bahwa sapunya sering hilang atau seperti berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Selain itu, ia juga sering mendengar suara gaduh di dapur padahal sedang tidak ada orang.

Tak jarang pula Carolyn menemukan tumpukan tanah di lantai dapur yang entah berasal dari mana. Munculnya roh-roh tak kasat mata juga sering disaksikan anak-anak Perron. Hingga akhirnya, Carolyn menyelidiki asal usul rumah itu dan mendapati bahwa rumah tersebut sudah menjadi milik sebuah keluarga selama 8 generasi lamanya. Tak hanya itu, banyak anggota keluarga pemilik rumah yang meninggal secara misterius. Apapun jenis roh di rumahnya itu, Carolyn merasa bahwa mereka ingin menjadi ‘nyonya’ rumah.

Ketika The Warrens datang dan membantu keluarga Perron, mereka mendapati sesosok iblis bernama Bathsheba yang sangat jahat dan selalu mengganggu. Ia merupakan orang yang pernah tinggal di rumah keluarga Perron di tahun 1800-an dan merupakan seorang pemuja setan. Keluarga Perron percaya, Bathsheba adalah dalang penebar teror di rumahnya.

Selama 10 tahun keluarga Perron tinggal, The Warrens beberapa kali melakukan investigasi dan mencoba menangkap roh di rumah itu. Carolyn menjadi sering kerasukan dan bisa berbicara dengan bahasa tak dikenal. Kursi yang ia duduki juga kerap melayang dengan sendirinya.

The Warrens tidak ingin mengambil risiko dengan melakukan pengusiran. Menurut mereka, hal itu harus dilakukan oleh imam Katolik. Keluarga Perron akhirnya angkat kaki dari rumah tersebut pada tahun 1980, meskipun saat itu rumah mereka sudah jauh lebih kondusif dan tidak ada lagi gangguan.

Kasus Keluarga Snedeker

Kasus lainnya yang tak kalah heboh dan menegangkan datang dari keluarga Snedeker. Keluarga ini menyewa rumah tua di Southington, Connecticut pada tahun 1986. Pasangan Allen dan Carmen Snedeker tinggal di rumah ini bersama anak-anak mereka yang masih kecil.

Ketika memeriksa ruang bawah tanah, Carmen menemukan alat tak biasa yang lazim digunakan oleh petugas pemakaman. Tak berapa lama kemudian, baru diketahui bahwa rumah yang mereka sewa itu adalah bekas rumah duka. Keluarga ini pun mulai mengalami gangguan gaib.

Contohnya adalah air yang tiba-tiba berubah menjadi darah ketika Carmen membersihkan lantai dapur dan adanya aroma daging busuk yang sering tercium. Karena merasa tidak kuat dengan gangguan-gangguan itu, keluarga Snedeker meminta bantuan The Warrens untuk membersihkan rumah mereka.

Seiring berjalannya waktu, kejadian yang menimpa keluarga Snedeker itu menyedot perhatian banyak pihak, terutama media. Kisahnya yang ramai diangkat membuat banyak orang tidak percaya bahwa kejadian itu asli. Sejumlah pihak memandang bahwa keluarga Snedeker hanya mencari sensasi dan popularitas melalui ceritanya tersebut. Kisah keluarga Snedeker dituangkan dalam film berjudul The Haunting in Connecticut, yang rilis pada 27 Maret 2009.

Sumber : okezone

0 comments: