Bikin Langsing! 6 Tips Diet Ini Bantu Proses Pembakaran Lemak

Selasa, September 20, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Tidak hanya melalui olahraga, menjalan pola diet yang tepat juga ampuh untuk membantu pembakaran lemak. Simak tips diet ini agar cepat langsing!

Menurunkan berat badan dan membakar lemak membutuhkan proses yang cukup panjang. Mengendalikan pola makan dengan sehat dan bergerak aktif menjadi salah satu cara terbaiknya.

Ternyata ada pola makan yang juga bisa membantu mempercepat pembakaran lemak di dalam tubuh. Tak hanya dibakar melalui olahraga, menerapkan tips diet ini juga membuat tubuh cepat langsing.


Caranya tidak rumit untuk dilakukan dan tidak perlu mengubah kebiasaan makan terlalu banyak. Jika ingin cepat langsing kamu bisa melihat tipsnya dan menerapkannya di rumah.

Berikut ini 6 tips diet untuk membakar lemak lebih cepat menurut Eat This, Not That (15/9):

Tinggi serat dan rendah kalori, konsumsi sayuran hijau cocok untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Foto: Getty Images/iStockphoto/ljubaphoto

1. Konsumsi sayuran hijau
Lemak yang paling sulit dibakar dan diluruhkan adalah lemak viseral yang bersembunyi pada bagian perut. Menurut ahli gizi dan kesehatan, ada makanan yang paling sering tersedia di dalam kulkas dan mampu membantu membakar lemak viseral ini.

Sebuah penelitian yang dipublikasi pada Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics menyarankan untuk konsumsi lebih banyak makanan non pati seperti sayuran hijau. Sayuran hijau memiliki kadar serat yang sangat tinggi tetapi kalori yang ada di dalamnya rendah sehingga tidak akan meninggalkan tumpukan lemak tambahan.

2. Minum kopi ukuran sedang
Minum kopi ternyata juga berdampak baik bagi peningkatan metabolisme tubuh yang berkaitan dengan pembakaran lemak. Sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2021 silam dipublikasi melalui Journal of the International Society of Sports Nutrition menyebutkan bahwa kafein dapat meningkatkan pembakaran lemak.

Para peneliti melakukan pengamatan pada responden pria yang minum kopi 30 menit sebelum berolahraga. Hasilnya kadar pembakaran lemak saat olahraga meningkat dengan signifikan. Hanya perlu diingat bahwa upayakan untuk tidak menambah gula atau krimer untuk menekan asupan kalori tambahan.

3. Rutin minum teh hijau
Tidak hanya kopi, teh hijau juga mengandung kafein yang dapat membantu membakar lemak. Segelas teh hijau bisa menjadi alternatif bagi orang-orang yang tidak bisa mengonsumsi kopi.

Teh hijau memiliki komponen epigallocatechin yang sangat kuat untuk membantu membakar pengendapan lemak di dalam tubuh. Menurut jurnal berjudul Journal of Nutrition pada orang dewasa, minum teh hijau sebelum olahraga dapat membakar lebih banyak lemak terutama lemak perut.

4. Kombinasikan makanan dengan tepat
Tidak hanya memilih makanan yang rendah gula dan lemak, mengombinasikan makanan juga harus dilakukan untuk membantu membakar lemak. Ada beberapa makanan yang jika disatukan akan menahan rasa lapar lebih lama sehingga menekan asupan kalori berlebihan.
Amy Goodson selaku ahli gizi menyebutkan bahwa orang-orang perlu membiasakan diri untuk menggabungkan karbohidrat dengan protein untuk dikonsumsi setiap hari. Cara ini bertujuan untuk memberi nutrisi pada otot sehingga lemak akan terbakar lebih banyak.

5. Minum air sebelum makan

Terlihat sepele ternyata kebiasaan ini dapat memberikan efek yang luar biasa terhadap pembakaran lemak. Air merupakan komponen yang dapat membantu menyiapkan seluruh organ tubuh berfungsi dengan efektif.

Ketika kebutuhan hidrasi tubuh terpenuhi pada kamu akan merasa kenyang lebih lama dan menekan asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu minum segelas air sebelum makan juga membantu memberikan rasa kenyang lebih cepat sehingga tak butuh banyak makanan untuk membuat perut merasa cukup.

6. Kurangi konsumsi daging
Makan lebih banyak sayuran dibandingkan daging memang sangat disarankan ahli gizi. Tetapi hal ini tidak berarti kamu harus berhenti mengonsumsi daging merah sepenuhnya. Daging tetap dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi yang tak bisa digantikan oleh makanan nabati.

Setidaknya penting untuk tidak mengonsumsi daging sama sekali selama satu hari dalam seminggu. Sebuah penelitian di University of Copenhagen menyebutkan bahwa protein nabati juga tak kalah mengenyangkan dibandingkan dengan daging sapi dan yang lainnya.


Sumber : detik.com

0 comments: