Cara Memulai Usaha Donat Rumahan dan Tips Jualannya

Selasa, September 20, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Jakarta - Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini beragam usaha bisnis mulai berkembang. Salah satunya adalah usaha bisnis di bidang kuliner pembuatan donat. Sebab salah satu cemilan lezat ini sering kali didambakan orang-orang sebagai pengganjal perut atau teman minum kopi.

Diperlukan langkah-langkah khusus untuk membuat bisnis berkembang. Hal ini dikarenakan banyaknya persaingan bisnis yang berkembang saat ini. Dengan modal keuletan dan kreativitas, kamu pasti bisa memaksimalkan bisnis ini.

Peluang Usaha Donat Rumahan
Siapa yang tak tergoda dengan donat? Sebuah roti penyajiannya digoreng berbentuk cincin. Dalam buku Inspirasi Usaha Membuat Aneka Donat oleh Levi Adhitya Chan dijelaskan bahwa donat konon telah dikenal masyarakat Indonesia sejak tahun 1968. Roti ini menjadi santapan pengganjal perut yang praktis atau sebagai cemilan di sore hari.

Awalnya, adonan donat dibuat dengan mencampur gula pasir, telur, tepung terigu, mentega, dan ragi menjadi satu. Setelah kalis, adonan didiamkan (difermentasi) hingga mengembang. Selanjutnya dibentuk seperti cincin, lalu digoreng di dalam minyak panas bersuhu 180 derajat celcius. Setelah matang, permukaan donat ditaburi dengan gula halus dan siap disajikan kepada penikmatnya.

Jika donat umumnya memiliki lubang di bagian tengah, seiring dengan perkembangan teknologi dan permintaan masyarakat, jenis, dan variasi donat semakin berkembang. Sekarang sudah banyak jenis donat dijual di pasaran dengan variasi bahan baku, filling (bahan isian), topping, maupun bentuk.

Kini kebanyakan donat memiliki bentuk bulat seperti koin, tanpa lubang, namun punya filling yang beragam rasa di bagian dalamnya. Hingga kini donat masih jadi salah satu roti yang jadi incaran banyak orang, salah satunya donat kentang yang lembut dan empuk dengan taburan gula halus.

Cara Memulai Usaha Donat Rumahan
1. Kulakan
Cara ini cocok bagi kamu yang ingin memulai usaha, tapi tidak memiliki waktu yang cukup untuk memproduksi donat sendiri. Kamu cukup berperan sebagai perantara produsen dan pemilik toko. Intinya, kamu bisa memulai usaha donat dengan menjualkan produk yang telah dibuat oleh orang lain.

Kamu bisa mencari pembuat donat rumahan kemudian repacking atau mengemasnya kembali agar lebih menarik. Kamu pun bisa berkreasi dengan topping atau filling yang dirasa bisa meningkatkan keunggulan produk. Jangan lupa, jika ingin berjualan siapkan peralatan untuk memajang donat-donat daganganmu.

Setelah itu, kamu perlu tahu kemana donat harus dijual. Kamu perlu meneliti tempat yang strategis, ramai, seperti depan swalayan, pusat jajanan, atau depan sekolah. Jangan lupa ditambah dengan strategi yakni memanfaatkan sosial mediamu. Usahakan agar donat yang kamu jual setiap harinya selalu habis, agar memperoleh keuntungan yang maksimal.

2. Buat Sendiri
Kamu punya banyak waktu dan suka memasak? Kamu sudah menemukan resep andalan donat yang lezat dan dijamin laris? Cobalah untuk membuat sendiri. Kamu pun akan merasakan keuntungan penuh dari berjualan donat sendiri.

Kamu bisa berkreasi dan mengoreksi resep donat sesuai keinginanmu, dan memastikan bahwa donat daganganmu terjaga kebersihannya. Nah, jika donat hasil buatanmu sudah semakin laris, kamu bisa mengira-ngira berapa banyak kamu harus memproduksi dan mulai mempertimbangkan untuk dipasarkan oleh orang lain.

Tips Jualan Donat Rumahan
Di bawah ini ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk memulai bisnis donat rumahan saat ini, di antaranya:

1. Temukan Resep Donat Buatan Sendiri yang Lezat
Saat menjelajahi internet, kamu akan mendapatkan berbagai macam resep donat lezat. Cari resep donat yang enak untuk dibuat. Hal ini akan sangat mempengaruhi rasa dari kue yang akan dijual. Cita rasa juga akan mempengaruhi usaha rumahan donat yang sedang dirintis.

Semakin enak rasanya, semakin banyak pelanggan yang didapat. Oleh karena itu, cobalah untuk membuat donat dengan rasa yang enak dan berbeda dari yang lain. Jangan takut untuk berkreasi menciptakan donat yang lebih unik lagi.

2. Menyiapkan Modal untuk Alat dan Bahan
Cara memulai bisnis donat rumahan adalah dengan menyiapkan modal untuk membeli segala alat dan bahan yang diperlukan. Dalam memulai bisnis donat rumahan ini, pebisnis harus menyiapkan anggaran untuk membeli berbagai macam perlengkapan. Misalnya, mixer dan berbagai bahan yang digunakan dalam proses pembuatan kue lezat ini.

Jika Anda tidak mampu membeli mixer, maka itu bukan masalah besar. Donat bisa dibuat dengan cara diuleni dengan tangan hingga benar-benar halus. Namun, adanya mixer tentu akan lebih membantu dan juga lebih efisien.

3. Membuat Aneka Topping Donat
Sebelum memulai bisnis donat, jangan lupa untuk menyediakan berbagai topping untuk penyajian kue. Ada banyak jenis topping yang bisa dipilih. Sebagai permulaan, bisa mencoba menggunakan topping coklat, keju, dan meses terlebih dahulu.

Setelah usaha berkembang, cobalah untuk menambahkan berbagai topping dan filling agar terlihat lebih menarik. Tujuannya untuk menarik lebih banyak konsumen membeli roti ini.

4. Beri Nama Produk
Nama produk yang lengkap dengan logo merupakan salah satu hal yang penting. Dengan menggunakan nama, bisnis akan lebih dikenal dan lebih bisa berkembang.

Setelah menemukan nama, buat logo untuk keperluan label atau branding. Label dapat ditempelkan pada setiap kemasan donat. Dengan begitu, masyarakat akan lebih mengenal dan mengingat produk tersebut.

Kamu juga dapat menambahkan nomor telepon ke label. Bagi yang ingin memesan dalam jumlah banyak bisa langsung menghubungi nomor telepon. Ini adalah strategi bisnis yang cukup efektif. Oh iya, jangan lupa berkreasi dengan kemasan donat yang menarik.

5. Maksimalkan dalam Penjualan
Cara membuka usaha donat rumahan untuk pemula adalah dengan memaksimalkan penjualan. Lakukan penjualan secara maksimal dengan memanfaatkan berbagai macam media sosial.

Kamu juga bisa memasarkan produk donat dari mulut ke mulut. Hal ini dapat dilakukan dengan meminta bantuan orang terdekat untuk menyebarluaskan informasi mengenai produk bisnis donat yang sedang dijalankan. Jika rajin berpromosi, dijamin donat akan terkenal dan berusaha berkembang.

Modal Usaha Donat Rumahan
Usaha donat rumahan menjanjikan keuntungan yang besar dan pangsa pasar yang luas. Maka, berbisnis donat bisa jadi pilihan yang tepat dalam berniaga. Berikut ini perkiraan modal yang dilansir buku Usaha Camilan Modal <1 juta Balik Modal 1 Bulan oleh Adib Ihsan.

A. Analisis Modal awal
1 Kompor Gas 1 tungku + tabung gas + isi Rp 160.000
1 buah mixer Rp 4.000.000
10 buah loyang roti ukuran 40 x 60 cm Rp 300.000
1 buah wajan besar Rp 65.000
1 timbangan digital + gelas takar Rp 475.000
3 buah baskom plastik @Rp 20.000 Rp 60.000
1 buah meja produksi berlapis alumunium Rp 200.000
Jumlah Modal Awal Rp 5.260.000

B. Pengeluaran Bulanan (produksi 100 donat per hari)
Bahan Baku
75 kg gandum @Rp 6.000 Rp 450.000
37,5 liter susu @Rp 150 Rp 5.625
12 kg gula pasir @Rp 9.500 Rp 114.000
6 kg margarin @Rp 25.000 Rp 150.000
21 kg butir telur @Rp 10.900 Rp 228.900
10 botol baking powder @Rp 4500 Rp 45.000
60 lt minyak goreng @Rp 6.000 Rp 360.000
8 bks Plastik sablon kemas @Rp2.500 Rp 20.000
Total bahan baku bulanan Rp 1.373.525

Kelebihan dan Kekurangan Usaha Donat Rumahan
Kelebihan:
Produk mudah di inovasi
Pangsa pasar luas karena diminati semua kalangan
Peralatan dan bahan baku mudah dicari
Harga peralatan dan bahan baku terbilang terjangkau dan bisa diakali
Proses pembuatan relatif mudah dan tidak memakan banyak waktu.
Kekurangan:
Cepat kadaluarsa karena rata-rata donat bertahan tiga hari saja di suhu ruang
Minat pelanggan tak menentu
Banyak pesaing.
Nah detikers, itulah tadi penjelasan lengkap mengenai bisnis donat rumahan. Mudah dan menggiurkan ya? Kamu bisa mencoba sendiri untuk konsumsi pribadi agar bisa mengevaluasi rasa sebelum dijajakan ke pasaran. Semoga berhasil, ya!



Sumber : detik.com

0 comments: