Dibuatkan Sandwich oleh Suami, Tasya Kamila Malah Keracunan Makanan Saat Awal Hamil Anak Kedua

Selasa, September 13, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Kehamilan anak kedua Tasya Kamila telah memasuki trisemester kedua. Sempat menjalani minggu-minggu awal kehamilannya di Amerika Serikat, Tasya ternyata punya cerita menarik di sana. 

Ibu satu anak itu mengungkapkan kalau dirinya pernah tidak sengaja memakan daging asap atau smoked beef yang sudah basi selama berbulan-bulan. Ketika itu, usia kehamilannya 6 minggu.

"Suamiku tiba-tiba sweet banget masakin sandwich pakai smoked beef buat aku. Langsunglah ku santap sandwich-nya. Enak, sih, tapi nggak lama aku ngerasa pusing, mual, dan langsung muntah-muntah," cerita Tasya pada cerita Instagram diakun pribadinya, Minggu (11/9/2022).

Tasya Kamila Hamial Anak Kedua. (Instagram)
Tasya Kamila Hamial Anak Kedua. (Instagram)

Saat itu, Tasya merasa mual muntahnya karena kondisi kehamilannya. Namun, ia mulai khawatir ketika suaminya mengatakan kalau ternyata daging asap yang digunakan sudah basi. Peristiwa itu terjadi pada 17 Mei 2022, sementara tanggal kadaluwarsa daging tersebut sejak Februari.

"Agak degdegan yha shayy pas suami tiba-tiba bilang, oh, no! Yang! Ternyata smoked beef-nya udah basi!! Dari Februari pula expired-nya!! Ok thanks," lanjut Tasya. 

Mual muntah itu berlanjut sampai keesokan harinya saat Tasya bersama suami dan anaknya makan di restoran. Selesai makan, Tasya bahkan muntah-muntah di kamar mandi restoran. 

Kondisi mual muntah itu terus dirasakannya hingga usia kehamilannya 4 bulan. 

"Beda banget, sih pas hamil Arr, aku nggak ada mual muntah kayak gini," ungkap Tasya.

Beberapa hari kemudian Tasya dan anaknya Arrasya kembali ke Indonesia. Periode mual muntah itu masih berlanjut, hingga pada akhir Juni lalu ia dan anaknya dirawat di rumah sakit.

"Sempat keracunan makanan + gerd + mual muntah hamil = sehalus air putih aja gue muntahin," imbuhnya.


    "Karena Arr juga suspek keracunan makanan, jadi dia nginap satu malam di RS. Besoknya dia udah membaik dan boleh pulang, sementara aku belum boleh pulang," lanjut Tasya.

    Mual muntah itu baru mereda ketika usia kehamilannya memasuki minggu ke-15. Ketika itu Tasya mengaku sudah bisa menyantap makanan apa pun dengan tenang.

    Keracunan makanan pada ibu hamil memang tidak bisa dianggap sepele karena bisa mempengaruhi kesehatan ibu dan janin. 

    Dikutip dari Alodokter, keracunan makanan saat hamil sering kali terjadi akibat ibu hamil mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri Salmonella, E.coli, atau Listeria. Kondisi itu umumnya ditandai dengan sakit kepala, sakit perut, diare, mual, dan muntah.

    Kondisi tersebut perlu segera mendapat pengobatan medis agar tidak berdampak buruk bagi pertumbuhan janin juga kesehatan si ibu.


    Sumber : SUARA 

    0 comments: