Festival Tenong, Wujud Syukur Warga Jatibarang Pascapanen

Kamis, September 15, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Indramayu - Warga Malangsemirang, Jatibarang, Indramayu menggelar Festival Tenongan. Tenong dulu jadi tanda persembahan untuk penguasa, kini menjadi bentuk syukur warga.


Warga Desa Malangsemirang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu menggelar Festival Tenongan hari ini. Tradisi rutin pascapanen musim kemarau ini dilakukan sebagai bentuk rasa syukur masyarakat usai melewati panen raya padi.

Sejak pagi, warga menyiapkan tenong yang diisi aneka makanan lengkap, mulai dari nasi, ayam panggang, telur, sayur dan buah hingga aneka minuman. Kemudian warga maupun panitia membawa tenong ke titik yang ditentukan sebelum dibawa ke lokasi Makam Buyut Nuresih.

"Ada sekitar 250an tenong yang dibawa warga ke makam buyut," kata Kuwu Desa Malangsemirang, Rusmono Syafi'i, sebelum acara puncak dimulai, Sabtu (10/9/2022).

Sebelum makan bersama, warga dari desa lain atau tamu undangan, dianjurkan membeli tenong dengan harga Rp. 80.000 untuk satu tenong.

Lanjut Kuwu Malangsemirang, tradisi ini sudah dilakukan turun temurun yang awalnya sebagai tanda persembahan bagi bangsawan atau tokoh masyarakat. Sehingga, warga membawa tenong ke Makam Buyut Nuresih, untuk mendoakan leluhur.


Tradisi rutin tahunan ini digelar tanpa paksaan panitia maupun pemerintah desa. Antusias masyarakat timbul secara pribadi sebagai bentuk rasa syukur setelah mendapat hasil panen padi


Sumber : cnnindonesia.com

0 comments: