Ilmuwan Berhasil Identifikasi Monster Laut Purba Bermuka Buaya

Jumat, September 30, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilmuwan berhasil identifikasi monster laut purba bermuka buaya (Foto: Nathan Roger)

Jutaan tahun lalu, reptil laut besar berleher panjang hidup di perairan kuno. Monster laut bermuka buaya ini pernah menguasai wilayah perairan yang sekarang menjadi bagian dari Wyoming, Amerika Serikat.

Dilansir dari Live Science, Kamis (29/9/2022), bentuk lehernya yang berliku-liku dan rahangnya yang mirip dengan buaya digunakan untuk memangsa ikan dan makhluk laut kecil yang ada di sekitarnya.

Ahli Paleontologi menemukan fosil monster laut ini pada tahun 1995 selama penggalian di bagian paling atas Pierre Shale yang jarang dieksplorasi, sebuah formasi geologis yang berasal dari periode Kapur Atas (sekitar 101 juta hingga 66 juta tahun yang lalu).

Tidak seperti Plesiosaurus lainnya, hewan ini memiliki karakteristik fisik yang membedakannya dari anggota lain dari kelompok reptil laut yang sudah punah.

Kini, para ilmuwan telah berhasil mengidentifikasi temuan mereka tentang spesies baru itu dalam sebuah penelitan yang diterbitkan secara daring pada 26 September melalui jurnal iScience.

“Plesiosaurus biasanya terdiri dari dua jenis morfologi yang berbeda, memiliki leher panjang seperti ular dengan kepalanya yang kecil, atau leher pendek dan rahang panjang seperti buaya,” kata Walter Scott Persons IV, seorang Ahli Paleontologi dari College of Charleston, South Carolina.

Selain pendapatnya tersebut, Dr. Persons yang juga penulis utama dari studi ini mengatakan, hewan aneh dan unik ini adalah bentuk persilangan antara keduanya.

Para ahli menjuluki hewan satu ini dengan sebutan Serpentisuchops pfisterae, jika diterjemahkan artinya menjadi “buaya berliku.”

Sisa-sisa kerangka makhluk ini berukuran sepanjang 23 kaki atau setara dengan 7 meter, dan telah dipajang di Museum Paleontologi Glenrock dekat Casper, Wyoming, sejak fosilnya digali lebih dari 25 tahun yang lalu.

Setelah beberapa dekade sejak ditemukannya hewan laut purba ini, para ahli telah melakukan studi lebih rinci tentang sisa-sisa hewan, yang mewakili sekitar 35 persen dari tubuh yang lengkap dan terpelihara dengan baik.

“Satu-satunya bagian yang kami lewatkan adalah elemen anggota badan atau dayungnya yang digunakan untuk berenang,” tutur Dr. Persons.

Peneliti juga menemukan hanya satu gigi yang masih tertinggal di dalam rahang spesimen reptil laut tersebut dari 19 gigi, sementara sisanya berserakan di antara sisa-sisa fosil.

“Giginya panjang, berbentuk kerucut halus, dan tidak bergerigi dengan ujung yang tajam, sehingga hewan ini tidak akan bisa menggigit tulang yang tebal,” jelas Dr. Persons.

Menurut ahli, giginya tersebut memiliki fungsi yang sangat baik untuk menikam mangsa. Kemungkinan besar ia mengejar mangsa yang licin yang tidak akan melakukan perlawanan, seperti ikan kecil atau cumi.

"Temuan baru (spesies monster laut bermuka buaya) ini mengungkapkan ekotipe baru atau hewan yang terspesialisasi dengan cara yang berbeda dari semua Plesiosaurus lain pada waktu yang sama," tambah Dr. Persons.



Sumber : okezone.com

0 comments: