Kisah Sedih Pria Diselingkuhi Istri Sampai Dua Kali, Kini Menyesal Pernah Berikan Kesempatan Kedua

Senin, September 12, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Perselingkuhan memang menjadi salah satu masalah yang sering terjadi dalam kehidupan rumah tangga. Tentu saja hal itu bisa membuat kepercayaan dan rasa hormat hilang kepada salah satu pasangan.

Memberi kesempatan kedua adalah sikap yang paling berani. Karena mengembalikan kepercayaan yang sudah dikhianati membutuhkan waktu yang lama.

Keberanian sikap itu pun pernah dilakukan oleh pria anonim satu ini. Dilansir dari laman The Sun, seorang pria mengaku menyesal pernah memberi kesempatan kedua untuk istrinya yang pernah selingkuh.

"Tiga tahun lalu aku pernah diselingkuhi istriku. Ia selingkuh dengan teman sekolahnya. Pada saat aku mengetahuinya tentu saja aku sangat syok dan kecewa. Namun, karena istriku mengaku salah dan sangat merasa salah akhirnya aku memberinya kesempatan kedua," jelas si pria anonim itu.

Ilustrasi pasangan bertengkar (Pexels)
Ilustrasi pasangan bertengkar (Pexels)

"Aku membuat keputusan itu tentu dengan sangat berpikir panjang. Apalagi saat itu aku sudah benar-benar hilang respect darinya," sambungnya lagi.

Setelah pergulatan batin yang cukup runyam. Akhirnya keduanya dikarunia anak kembar yang sangat menggemaskan. Keluarga si pria ini pun kembali seperti sedia kala. Keduanya juga sudah mulai berdamai dengan masa lalu mereka.

Sampai tiba akhirnya sang istri berpamitan untuk ke salon melakukan perawatan rambut. Pada saat pulang si pria mendapati istrinya sangat mabuk dan melalui informasi dari teman dekatnya. Istrinya itu kembali berulah dengan seorang pria.

"Aku hanya tak menyangka saja. Kami saat ini memiliki dua anak kembar yang sangat lucu dan mereka harus terlibat dalam masalah ini. Memang benar apa kata orang tuaku, seharusnya aku tak memberinya kesempatan kedua. Kali ini hubunganku akan benar-benar selesai," pungkas si pria.

Seperti biasa, curhatan pria ini pun mendapat tanggapan dari Dear Deidrei. Ia pun memberi saran yang sangat bijaksana.

"Ini seharusnya menjadi masalahmu dan istrimu. Orang tua tidak seharusnya mencampuri keputusanmu ini. Jika kamu memang kasihan dengan dua anakmu cobalah untuk mengajak istrimu bicara. Tanyakan apakah kalian berdua bahagia dengan hubungan ini atau apa harus ada perubahan. Keputusan memang ada di tanganmu, namun jika kamu ingin menyelesaikannya, selesaikanlah urusan ini secara berdua," tutup Deidrei.




Sumber : SUARA 

0 comments: