Melihat Gili-gili dari Puncak Bukit Geresak Sekotong Lombok Barat

Rabu, September 28, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Lombok Barat - Bukit Geresak yang terletak di Dusun Medang Desa Sekotong Barat memiliki daya pikat berbeda dari wisata alam gili dan pantai lainnya di wilayah kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bukit Geresak sendiri memang tidak terlalu tinggi.

Meski begitu, bukit ini menampilkan pemandangan yang menakjubkan ketika menginjakkan kaki di atas puncaknya. Dari atas Bukit Geresak, wisatawan bisa melihat pemandangan nan cantik dan ciamik.

Selain itu wisatawan bisa melihat bentangan gili-gili yang berjejer di wilayah di Kecamatan Sekotong Lombok Barat

Salah satu wisatawan asal Kota Lamongan Ferry Haryanto (34) menyebutkan bahwa bukit Geresak yang terletak di Dusun Medang merupakan bukit yang paling indah yang pernah dikunjunginya. Pasalnya dari atas bukit kata Ferry wisatawan bisa melihat beberapa gili yang hijau.

"Di atas bukit ini kita bisa melihat Gili Nanggu, Gili Sudak, Gili Layar dan Gili Kedis yang di Sekotong Barat. Angin di sini juga sangat adem," kata Ferry saat berkunjung ke Bukit Geresak.

Bukit Geresak sendiri memiliki ketinggian sekitar 100 meter dari atas permukaan air laut (mdpl) . Bukit ini memiliki puncak mengerucut seperti piramida.

Luas puncak Bukit Geresak sendiri tidak begitu luas. Luasnya sekitar 200 meter persegi.

Kondisi yang berbentuk piramida yang rata di bagian atasnya, wisatawan juga bisa mendirikan tenda untuk bermalam di Bukit Geresak.

"Pemandangan di puncak Bukit Geresak cukup indah. Kalau malam lampu-lampu Pelabuhan Lembar dan Gili Mas akan tampak juga," ujarnya.

Menurut salah satu warga di Dusun Medang Desa Sekotong Barat Irwan Setia (34) mengatakan awalnya bukit ini menjadi spot paralayang. Angin yang cukup kencang membuat bukit ini menjadi arena paralayang untuk terjun.

"Tapi sekarang sudah ditutup. Karena ada masalah dengan lokasi landas. Memang kan angin mengarah ke sisi utara dan timur kalau terbang di Bukit ini," ungkap Irwan.

Pada rentan tahun 2017-2018 lalu banyak pecinta olahraga angin ini ketagihan terbang di atas bukit Geresak. Bahkan setiap pekan bukit ini dikunjungi oleh pecinta paralayang.

"Dulu izin ke pihak desa kalau mau terbang. Sekarang mah sudah ditutup. Saya tidak begitu tahu alasan penutupannya," imbuhnya.

Akses Menuju Puncak Bukit Geresak

Ada pun jalur menuju puncak Bukit Geresak sendiri bisa didaki melalui jalur setapak. Jalur menuju Bukit Geresak sendiri bisa dilalui dengan kendaraan trail.

Untuk mencapai bukit, dibutuhkan waktu selama kurang lebih 30 menit dengan berjalan kaki. Jika telah sampai di atas, lebih baik mendirikan tenda dan menginap 1-2 malam agar dapat menyaksikan matahari terbit dan terbenam.

Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan di atas puncak Bukit Geresak ialah mengabadikan momen berwisata. Jika naik ke atas Bukit Geresak sendiri disarankan membawa air dalam jumlah yang cukup.

Karena cuaca yang terik akan menghabiskan energi wisatawan untuk mencapai puncak Bukit Geresak ini.

Biaya masuk ke Bukit Geresak sendiri gratis hanya sekedar membayar parkir kendaraan di rumah warga setempat. Biaya memarkir kendaraan sendiri tidaklah mahal. Wisatawan cukup merogoh kocek sebesar Rp 15 ribu saja.

Sumber : detik.com

0 comments: