Mengenal Tradisi Duduk Satu Bulan untuk Ibu Menyusui di China

Jumat, September 30, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Menyusui menjadi salah satu momen yang membahagiakan sekaligus menantang bagi ibu. Saat menyusui, ibu tak sekadar memberikan asupan nutrisi berupa ASI pada bayi. Tetapi, menyusui juga menjadi salah satu cara untuk membangun ikatan atau bonding yang kuat antara ibu dan bayi.

Tak sampai di sana, menyusui juga memiliki banyak manfaat bagi ibu dan bayi. ASI yang dikonsumsi bayi mengandung beragam nutrisi yang akan mendukung tumbuh kembangnya. Sementara itu, aktivitas menyusui dapat mencegah berbagai penyakit pada ibu seperti kanker payudara.
Kendati demikian, ibu membutuhkan dukungan maksimal dari berbagai pihak termasuk keluarga agar proses menyusui bayi berjalan dengan lancar. Nah Moms, beberapa negara bahkan memiliki tradisi unik demi mendukung keberhasilan menyusui. Salah satunya adalah China yang memiliki tradisi duduk satu bulan bagi ibu yang baru melahirkan.

Tradisi Unik bagi Ibu Menyusui di China

Tradisi unik bagi ibu menyusui di China. Foto: Shutter Stock
Mengutip Romper, China memiliki tradisi unik bagi ibu menyusui yaitu, Zuo Yue Zi yang secara harfiah bermakna duduk satu bulan. Namun, bukan berarti ibu harus benar-benar berada dalam posisi duduk selama satu bulan ya, Moms.
Pada intinya, tradisi Zuo Yue Zi mengharuskan ibu yang baru saja melahirkan dan sedang menyusui bayi untuk tetap berada di dalam rumah selama satu bulan penuh tanpa melakukan aktivitas di luar merawat bayi. Tradisi ini disertai dengan aturan ketat terkait pakaian, kebersihan, hingga makanan. Oleh karenanya, anggota keluarga akan bekerja sama untuk membantu mengurus pekerjaan rumah dan menyiapkan makanan untuk ibu menyusui setiap harinya.
Salah satu tujuan dari tradisi ini adalah sebagai dukungan agar ibu menyusui dapat fokus merawat bayinya yang baru lahir sambil mengistirahatkan tubuhnya. Selain itu, tradisi Zuo Yue Zi juga upaya alami untuk mengembalikan keseimbangan internal pada tubuh ibu setelah melahirkan seperti dikutip dari Motherly.
Selama masa Zuo Yue Zi, anggota keluarga lain seperti ibu, ibu mertua, bibi, hingga nenek, akan memberikan pengetahuan tentang teknik pengasuhan anak yang mereka lakukan. Hal ini dipercaya dapat membantu ibu baru yang mungkin masih bertanya-tanya soal cara pengasuhan yang tepat.
Walaupun memiliki tujuan yang baik, ternyata tradisi Zuo Yue Zi menuai pro kontra dari masyarakat lokal, Moms. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang menjalani tradisi tersebut karena dapat memberikan waktu dan dukungan yang dibutuhkan ibu baru untuk mengatasi banyak masalah seperti frustrasi dan depresi yang bisa muncul saat menyusui.

Sumber : kumparan.com

0 comments: