Tips agar Tidak Kembali Merokok Setelah Melahirkan

Senin, September 19, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Tips agar Tidak Kembali Merokok Setelah Melahirkan. Foto: 9nong/Shutterstock
Banyak wanita yang berhenti merokok setelah mengetahui dirinya sedang hamil. Ya Moms, itu merupakan keputusan yang sangat bijak demi menjaga kehamilan dan bayi di dalam kandungan.
Meski begitu, setelah melahirkan dan kemudian menyusui bayinya, beberapa wanita justru kembali merokok. Padahal, ada banyak sekali bahaya bila ibu kembali merokok, baik terhadap bayi maupun diri sendiri.
Sebanyak 16 penelitian yang dilakukan University of East Anglia di Inggris mendapati motivasi berhenti merokok karena sudah memiliki anak tidak cukup kuat untuk benar-benar menyetop kebiasaan tersebut. Setidaknya dalam kurun waktu satu tahun setelah kelahiran bayi.
Ya Moms, penelitian terhadap 1.031 wanita menemukan 75 persen wanita yang berhenti merokok selama kehamilan akan kembali melakukan kebiasaan tersebut dalam waktu 6 bulan dan 80-90 persen responden akan kambuh lagi dalam setahun.

Kenapa Wanita Kembali Merokok Setelah Melahirkan?


Mengutip Medical News Today, peneliti mendapati alasan wanita sering kembali merokok karena beberapa faktor, seperti motivasi, pengaruh sosial, hingga stres usai melahirkan. Wanita dari kelompok sosial ekonomi rendah cenderung lebih besar kemungkinannya untuk mulai merokok lagi.
Alasan terbesar wanita tidak lagi merokok karena bahaya bagi kesehatan bayi. Namun banyak wanita percaya bahwa merokok tidak lagi berbahaya setelah bayi lahir. Sebaliknya, ada juga ibu yang menyapih dini anaknya agar bisa merokok lagi. Berikut adalah beberapa alasan lain ibu kembali merokok setelah melahirkan.
1. Stres
Stres menjadi faktor utama pemicu ibu baru akhirnya mulai merokok lagi. Sebab, memiliki bayi memang rentan membuat seseorang stres karena harus menyesuaikan diri dengan rutinitas baru. Ya Moms, merokok dianggap bisa mengatasi rasa stres tersebut.
2. Berhenti untuk Sementara
Ada ibu baru yang memang sejak awal tidak berencana untuk berhenti merokok total setelah bayi mereka lahir. Mereka mungkin berpikir merokok hanya akan berisiko pada saat hamil. Padahal, setelah melahirkan dan saat menyusui pun merokok dapat membahayakan kesehatan si kecil, Moms.
3. Ingin Kembali pada Diri Sendiri Sebelum Hamil
Dikutip dari Smoke Free, tak sedikit ditemukan wanita yang sudah terlanjur kecanduan dengan merokok. Jadi, setelah memiliki bayi, mungkin mereka akan kembali pada kebiasaannya untuk mengembalikan bagian dari diri mereka yang hilang selama hamil. Selain itu, faktor lingkungan sosial yang banyak perokok juga dapat memengaruhi kebiasaan Anda.
4. Suami Perokok
Ya, memiliki suami yang perokok juga bisa memengaruhi Anda untuk kembali melakukannya. Sehingga, yang bisa coba dilakukan adalah bersama-sama mencoba untuk berhenti merokok agar tidak membahayakan kesehatan keluarga.

Cara Agar Tak Kembali Merokok Usai Melahirkan

Moms, akan sangat berbahaya pada bayi apabila terpapar asap maupun abu rokok dari orang-orang di sekitarnya. Bebas asap rokok tidak hanya melindungi si kecil, tetapi juga diri Anda sendiri. Apalagi, ada banyak dampak positif bila bayi Anda tumbuh sehat. Seperti lebih banyak waktu tidur, waktu bermain bersama si kecil hingga lebih banyak kesempatan bersama dengan pasangan.
Ini beberapa cara yang bisa dilakukan agar tidak kembali merokok setelah melahirkan:
  • Beri tahu teman dan keluarga bahwa Anda berencana untuk berhenti merokok setelah melahirkan.
  • Kurangi jumlah rokok bertahap hingga akhirnya siap berhenti total
  • Buat zona bebas asap rokok di rumah dan mobil
  • Pikirkan masalah-masalah yang mungkin terjadi apabila Anda masih merokok
  • Singkirkan semua asbak maupun korek api di rumah
  • Bersihkan semua permukaan, dinding, karpet, dan perabotan untuk menghilangkan asap maupun bau rokok
  • Lihat apakah terapi penggantian nikotin tepat
  • Konsultasikan dengan dokter atau ahli lainnya agar rencana berhenti merokok bisa berjalan dengan lancar
  • Tetap berpikir positif dan ingatlah motivasi Anda untuk bebas asap rokok demi kesehatan keluarga

Sumber : okezone.com

0 comments: