Tips Menggunakan Parfum Pria, Agar Tetap Fresh dan Wangi

Kamis, September 15, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Foto: Dok unsplash.com

Cara menggunakan parfum ternyata punya pengaruh besar pada tingkat keawetannya. Lantas, tahukah Anda cara memakai parfum yang benar?

Salah satu alasan mengapa parfum Anda tidak tahan lama atau bahkan berubah menjadi kurang sedap, karena Anda kurang tahu cara memakainya. Daya tahan sebuah parfum tidak selalu karena faktor jenisnya.

Dikutip dari ceklist.id, jenis parfum bisa memberikan wangi awet dengan aroma yang punya intensitas berbeda. Ada beberapa langkah memakai parfum untuk pria agar wangi parfum awet sepanjang hari. Kemudian, menyebarkan aroma parfum perlu menggunakan strategi, bukan hanya di titik nadi aja.

Parfum pria yang digunakan bukan hanya menambah kesegaran aroma tubuh saja namun juga dapat membangkitkan rasa percaya diri. Kemudian, membuat suasana hati menjadi lebih baik. dr. Zaidul Akbar menjelaskan bahwa parfum atau wewangian dapat berdampak baik bagi jantung dan juga otak.

"Memang sebenarnya wewangian itu secara fisiologis bisa menenangkan jantung. Bahasa tenang ini bisa diartikan sebagai bahagia dan damai. Kalau jantung sudah damai otak pun akan tenang sehingga perintah dari otak akan lebih optimal," ungkap dr. Zaidul Akbar.

Maka, sayang sekali jika Anda punya parfum mahal dengan bau yang enak tapi tidak awet karena cara pakainya salah, bukan? Nah, berikut adalah bocoran bagaimana cara memakai parfum pria yang benar supaya wanginya tahan, awet sepanjang hari.

1. Gunakan Parfum Setelah Mandi

Waktu terbaik untuk menggunakan parfum adalah setelah mandi. Sebab, kulit masih lembab dan aroma parfum mampu menyerap lebih cepat. Hal ini juga meningkatkan daya tahan aroma parfum sepanjang hari.

2. Hindari Menyemprotkan ke Udara

Pernahkah Anda melihat orang menyemprotkan parfum ke udara dan kemudian berjalan melewatinya? Jangan ikuti cara tersebut. Sebab, hanya akan membuang-buang produknya dan aroma hanya menguap setelah beberapa saat. Sebaiknya, Anda segera semprotkan langsung ke kulit agar aromanya mampu bertahan lama.

3. Semprotkan Parfum ke Titik Nadi

Sepertinya langkah untuk memakai parfum agar tahan lama ini telah lama dilakukan. Anda tidak perlu bingung bagian tubuh mana saja yang perlu disemprotkan parfum. Cukup perhatikan letak titik nadi berada. Misalnya bagian dalam siku, tengkuk, pergelangan tangan, dan punggung lutut.

Mengapa demikian? Sebab bagian tersebut bereaksi dengan fluktuasi alami dalam suhu tubuh. Sehingga membuat aroma bertahan sepanjang hari.

4. Cukup Disemprot, Tidak Perlu Digosok

Ini adalah kebiasaan yang salah. Menggosok parfum pada kulit bisa menaikkan suhu tubuh. Kemudian, memicu enzim yang dapat mengubah struktur bau dari parfum tersebut.

Umumnya, kebiasaan ini dilakukan saat menyemprot parfum ke pergelangan tangan. Namun, justru membuat wangi parfum pada top dan middle notes berubah, dan baunya tidak akan tahan lama. Agar bau parfum tetap intact, biarkan saja parfum Anda menempel pada lapisan kulit dengan sendirinya.

5. Jangan Semprot Parfum di Pakaian

Cara kerja parfum adalah menguap lewat suhu tubuh. Maka, cara memakai parfum agar baunya lebih keluar adalah dengan memakainya pada daerah kulit yang terbuka. Sebaiknya jangan gunakan parfum di dalam pakaian. Sebab, parfum Anda hanya akan jadi sia-sia.

6. Semprot ke Rambut dalam Keadaan Tertentu

Langkah ini tidak ada salahnya Anda coba. Namun, rumus di atas tidak berlaku ketika cuaca sedang panas. Saat badan terlalu berkeringat dan berminyak, wangi parfum dapat berubah.

Anda bisa menyemprotkan parfum ke rambut juga. Karena aroma parfum bergerak pada udara, maka rambut juga bisa dimanfaatkan sebagai cara untuk menyebarkan wangi parfum.

7. Semprotkan pada Jarak 10-15cm

Pada dasarnya parfum mempunyai bentuk aerosol dengan kandungan alkohol yang mampu menyebarkan aroma dengan sempurna. Namun, jika Anda menyemprotkan parfum terlalu dekat, aroma wanginya jadi kurang tersebar dengan baik dan rata. Coba semprotkan parfum dengan jarak 10 hingga 15cm. Dengan begitu area penyebaran parfum menjadi lebih luas dan merata. Dijamin wanginya kan menjadi lebih awet!

Meski parfum Anda semahal apapun, atau dalam berbagai jenis apapun, jika cara menyimpannya salah, maka wanginya tidak bakal awet. Formula parfum yang terdiri dari minyak, air dan alkohol, cenderung memiliki sifat sangat sensitif dan mudah berubah karena cuaca dan suhu. Dengan perubahan yang mencolok, aroma parfum Anda juga bisa berubah atau bahkan menjadi tidak awet.

OIeh karenanya, sebaiknya Anda harus menyimpan parfum di tempat yang tidak terlalu terekspos cahaya dan juga memiliki suhu yang cukup stabil. Sebagai contoh, pada lemari penyimpanan. Anda juga bisa untuk menyimpannya dalam kotaknya dan hanya mengeluarkan pada saat digunakan.

Selain cara memakai parfum yang benar, cara penyimpanan juga bisa berpengaruh terhadap aroma parfum dan ketahanannya. Sebab, formula parfum sangat sensitif sama perubahan suhu yang ekstrim, misalnya dari panas ke dingin.

Ketika terjadi perubahan suhu dengan cepat, maka akan terjadi reaksi kimia dalam parfum yang membuat ‘usia’ parfum tersebut jadi lebih pendek. Sebagai contoh, aroma citrus-nya jadi berubah lebih masam. Dalam kasus yang lain, aroma vanila bisa saja berubah jadi pahit dan patchouli berubah jadi tidak segar lagi. Sangat disayangkan, bukan?

Tidak hanya suhu, faktor cahaya matahari juga dapat merusak komponen dalam parfum. Maka, suhu yang paling ideal untuk menyimpan parfum adalah suhu ruangan yang stabil. Dengan begitu, akan membuat parfum Anda awet.

Namun, sekali lagi ingat! Cara menggunakan parfum yang baik adalah menyemprotkannya di leher, pergelangan tangan, bagian dalam siku, dan bagian belakang lutut.



Sumber : okezone.com

0 comments: