6 Gunung Cantik Indonesia dengan Jalur Pendakian Tersulit, Nomor 4 Hati-Hati Diintai Harimau

Kamis, Oktober 13, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


SEDIKITNYA ada 6 gunung cantik di Indonesia dengan jalur pendakian tersulit. Gunung-gunung ini memang bukan yang tertinggi, tapi tingkat pendakiannya yang tidak mudah.

Indonesia bertabur gunung-gunung indah yang sebagian di antaranya jadi favorit pendaki baik dari dalam maupun luar negeri. Selain keindahan alam, keunikan ekosistem, flora, fauna, cerita-cerita di balik gunung tersebut jadi daya tarik bagi wisatawan.

Ada gunung yang jalur pendakiannya lebih mudah, tapi tak sedikit yang ekstrem.

Berikut adalah gunung di Indonesia yang memiliki jalur pendakian tersulit bagi para pendaki :

Gunung Arjuno

Gunung Arjuno di Jawa Timur tingginya 3.339 MDPL. Jalur pendakiannya terutama via Lawang cukup ekstrem. Terdapat hutan yang dijuluki Alas Lali Jiwo atau Hutan Lupa Jiwa.

Kawasan yang dipenuhi pohon Cemara ini, konon memiliki cerita yang katanya saat seorang pendaki memiliki maksud tujuan yang buruk, biasanya pendaki akan lupa diri dan tersesat ketika sudah dalam kawasan Alas Lali Jiwo. Maka dari itu Anda harus berhati-hati, dan memiliki hati nurani yang bersih.

Ilustrasi

Gunung Arjuno (Okezone.com/Avirista)

Gunung Raung

Gunung Raung terletak di Banyuwangi, Jawa Timur. Memiliki ketinggian 3.332 mdpl, tak jauh berbeda dengan ketinggian gunung Arjuno, tak hanya itu mereka juga menawarkan jalur pendakian yang sangat ekstrim.

Untuk menggapai puncak sejati Gunung Raung Anda harus melewati rintangan yang sulit, Anda harus mempersiapkan peralatan climbing untuk menempuh jalur tersebut. Gunung ini dijuluki sebagai ‘jembatan sirotol mustaqim’ karena ‘jembatan’ yang berupa pegunungan ini terdapat jurang yang dalam di kedua sisinya.


Cartenz Pyramid

Cartenz Pyramid atau Gunung Jaya Wijaya, di Papua merupakan gunung tertinggi di Indonesia dengan ketinggian mencapai 4.884 MDPL.

Gunung Jayawijaya ini juga terkenal akan salju abadi di puncaknya. Tak hanya itu gunung ini juga menawarkan jalur pendakian paling ekstrim, sebab ketinggian dan faktor cuaca yang berubah-ubah menjadi kendala bagi pendaki.

Tak jarang gunung ini memakan korban jiwa berguguran sebelum mencapai puncaknya. Sebaiknya pendaki memiliki waktu pengalaman, pemahaman dan keadaan yang prima untuk mendaki gunung ini.


Gunung Leuser

Gunung Leuser di Aceh dipenuhi dengan hutan tropis yang lebat. Tingginya 3.466 mdpl. Jalur pendakian Gunung Leuser sangat panjang, untuk ke puncak naik turun bisa memakan waktu 16 hari.

Bukan saja jalur di tengah rimba raya yang menyulitkan, tapi ada banyak satwa liar dan buas yang bisa mengintai pendaki. Tak kebayangkan lagi mendaki diadang harimau?

Leuser memang rumah bagi banyak satwa terutama harimau Sumatera yang jadi penguasa hutan. Ada juga badak Sumatera, gajah Sumatera, orangutan Sumatera dan lainnya.

Nah, jika Anda ingin mendaki Gunung Leuser, agar aman, pakailah guide lokal yang sudah hafal jalur pendakian dan menguasai hutan setempat.

Ilustrasi

Gunung Latimojong

Gunung Latimojong tertinggi di Sulawesi Selatan dengan ketinggian 3.478 mdpl. Gunung ini memiliki jalur pendakian yang terjal, Anda harus melewati bebatuan besar dengan sudut kemiringan hampir 70 derajat, dan gunung ini bermedan berat. Butuh waktu yang ekstra untuk dapat mendaki gunung ini.

Gunung Binaiya

Gunung Binaiya merupakan puncak tertinggi di Maluku, gunung ini selalu menjadi incaran para pendaki Seven Summits.

Gunung ini memiliki jalur pendakian yang dikelilingi pepohonan besar dengan lumut, Anda wajib menyusuri sungai antar desa hingga melewati hutan untuk sampai di puncaknya. Untuk mendaki Gunung Binaiya ini memerlukan biaya yang cukup mahal.


Sumber :  OKEZONE.COM

0 comments: