Berbisnis Sambil Kerja, Wajib Perhatikan 4 Hal Ini Agar Lancar Dua-Duanya

Selasa, Oktober 11, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Berbisnis Sambil Kerja, Wajib Perhatikan 4 Hal Ini Agar Lancar Dua-Duanya
Ilustrasi Berbisnis Sambil Kerja (freepik.com/cookie-studio)

Suara.com - Tak ada undang-undang yang melarang seorang karyawan berbisnis. Hanya saja, berbisnis sambil kerja punya banyak batasan yang harus Anda perhatikan.

Salah satunya, Anda harus tetap menganggap pekerjaan di kantor sebagai pekerjaan utama, dan bisnis Anda adalah pekerjaan sampingan. Kenapa? Karena Anda digaji oleh kantor sehingga bertanggung jawab untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang menjadi tugas Anda.

Lalu, bagaimana cara agar bisnis dan pekerjaan di kantor bisa berjalan lancar tanpa kendala? Simak tips berikut seperti dikutip dari The Balance Money.

1. Tak ada salahnya terbuka pada atasan

Jika bisnis Anda tidak berkompetisi dengan bisnis kantor, tak ada salahnya untuk terbuka pada atasan. Siapa tahu, kantor Anda justru bisa menjadi partner atau bahkan klien Anda.

2. Prioritaskan waktu Anda dengan bijaksana

Jika Anda ingin mempertahankan pekerjaan tetap dan sekaligus mengembangkan bisnis, maka sadarilah bahwa Anda tidak punya banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang tidak penting. Jadi, prioritaskan waktu dengan baik. Jika perlu, buat daftar prioritas semua tugas dan tanggung jawab Anda setiap hari.

3. Jangan gunakan properti kantor untuk kepentingan bisnis pribadi

Ini termasuk laptop, printer, bahkan kertas dan pulpen. Bahkan, sekedar untuk mengirim email pun, lebih baik jika Anda menggunakan laptop pribadi. Dan meski semua kegiatan bisnis dilakukan di rumah sepulang kerja, Anda tidak akan pernah tahu apakah kantor memiliki akses ke laptop yang Anda gunakan untuk 'membaca' apapun yang Anda lakukan di sana.

4. Beranikan diri untuk resign ketika bisnis mulai berkembang

Kecuali Anda cuma ingin menjadi investor pasif, maka beranikan diri untuk resign dan beralih profesi menjadi wirausaha penuh waktu. Bisnis yang dijalankan paruh waktu tidak akan bisa berkembang sebesar bisnis yang dijalankan dengan komitmen penuh waktu. Bagaimana cara mengetahui saat yang tepat untuk resign? Yaitu ketika pendapatan Anda dari bisnis terus bertambah setiap bulan, dan pelanggan Anda juga terus bertambah banyak.


Sumber : suara

0 comments: