Gawat! Korsel Terancam Kehabisan Stok Kimchi

Senin, Oktober 03, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Produse kimchi (Foto: AP/Ahn Young-joon)

Korea Selatan berpotensi kehabisan stok kimchi? Kok bisa?
Faktanya, pembuat kimchi di Korea Selatan kesulitan mendapatkan bahan utama, sawi putih, semakin sulit didapatkan. Karena langka, harga sawi di pasaran pun meroket.

Menghadapi krisis kimchi, pemerintah Korea Selatan membuat sebuah rencana besar. Mereka tengah membangun dua fasilitas penyimpanan besar sebagai lumbung kimchi.


Lumbung kimchi itu dibangun seluas 9.900 meter persegi atau di kawasan pedesaan Goesan dan Haenam. Di dalam gudang itu, bias disimpan 10 ribu ton sawi dan mengasinkan 50 ton sawi setiap harinya.

Gudang ini diperkirakan menelan biaya 58 miliar won dan selesai pada 2025.

Imbas Perubahan Iklim
Dikutip dari Reuters, perubahan iklim dalam beberapa tahun terakhir yang telah menyebabkan suhu yang lebih tinggi dan hujan lebat telah merusak tanaman sawi putih. Kondisi itulah yang bikin pasokan sawi putih tersendat.

Tahun ini, harga kubis naik dua kali lipat dalam waktu kurang dari tiga bulan. Itu juga imbas dari lonjakan inflasi yang mencapai level tertinggi 24 tahun di bulan Juli.

"Kami biasa membeli kubis pada bulan Juni lalu menyimpannya untuk digunakan nanti saat harga kubis naik, tapi tahun ini kami sudah kehabisan stok," kata Ahn Ik-jin, kepala eksekutif pembuat kimchi Cheongone Organic.

"Dulu kami memproduksi 15 ton kimchi sehari, tetapi sekarang kami hanya memproduksi 10 ton atau kurang," katanya. Perusahaannya harus menaikkan harga kimchi sebanyak dua pertiga menjadi 5 ribu won.

Studi oleh Korea Rating & Data menyimpulkan tahun lalu, hampir setengah dari 1.000 pembuat kimchi Korea Selatan tutup secara permanen atau sementara atau beralih ke produk lain.

Namun di dalam negeri, kekhawatiran berkembang bahwa kelangkaan sawi juga akan menggagalkan tradisi Kimjang atau pembuatan dan pembagian kimchi di antara keluarga, teman, dan komunitas, yang biasa dilakukan pada bulan November.

Menurut seorang pejabat di jaringan supermarket Hanaro Mart, penjualan kimchi siap pakai naik 20 persen sejak Agustus dibandingkan dengan periode yang sama dari tahun sebelumnya.

"Saya biasanya membuat kimchi sendiri, tetapi biaya bahannya naik sangat tinggi," kata Kim Sook-kyung. Dia p[un memilih untuk membeli kimchi instan.


Sumber : detik.com

0 comments: