Kerupuk Melarat hingga Sate Lalat, 6 Makanan Khas Indonesia Bernama Unik dan Nyeleneh

Rabu, Oktober 12, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

sate lalat, (Foto: Instagram @dunialoka.id)

INDONESIA memiliki kekayakan makanan khas yang tak terhingga. Mengingat, Indonesia mempunyai banyak sekali kebudayaan dari setiap daerah.

Dari sekian banyak makanan tradisional khas Indonesia, ada beberapa yang menarik perhatian. Ya, makanan yang menonjol di antara yang lain ini hadir dengan nama yang unik, cenderung nyeleneh lain dari makanan pada umumnya.

Mulai dari penamaannya, bentuk fannrasanya berbeda loh! Penasaran? Menghimpun berbagai sumber, Selasa (11/10/2022) berikut enam makanan khas Indonesia dengan nama unik dan nyeleneh.

1. Kerupuk Melarat: Jika kerupuk biasanya digoreng dengan minyak, kerupuk khas Cirebon ini digoreng tidak menggunakan minyak, tapi menggunakan pasir. Pasir yang digunakan dibersihkan terlebih dahulu, dan sudah melewati proses pengeringan dan diayak berulang kali. Kemudian pasir dipanaskan di atas bara api yang membara. Maka dari itu, makanan ini disebut dengan kerupuk melarat. Rasa dari kerupuk ini gurih dan renyah, dengan bentuk tak karuan disertai warnanya yang berbagai macam. Lebih mantap, jika kerupuk satu ini dimakan dengan sambal kecap.

(Foto: Instagram @endeus.tv)

2. Sate Lalat : Tentu saja bukan terbuat dari hewan lalat, tapi sebenarnya sate ini terbuat dari daging sapi, kambing atau ayam yang dipotong kecil - kecil hingga bentuknya menyerupai lalat sedang berbaris. Sayangnya, agak sulit menemukan sate lalat di daerah selain Madura, yang mana juga biasa disebut sate laler atau yang berarti lalat.

 

(Foto: Instagram @dunialoka.id)

(Foto: Instagram @sabanlin)

4. Bika Ambon: Apakah makanan khas daerah Ambon? Ternyata bukan loh! Sebab merupakan kue khas Kota Medan, Sumatera Utara. Menurut cerita yang beredar, kue ini diberi nama Bika Ambon karena pada saat itu pertama kali dijual dan populer di Simpang Jalan Ambon, Sei Kera, Medan. Hidangan kue satu ini disebutkan terinspirasi dari kue khas Melayu, yaitu Bika atau Bingka yang lalu dimodifikasi dengan bahan pengembang berongga.

5. Rawon Setan: Sebetulnya sama dengan kebanyakan rawon lainnya. Makanan berkuah, sup daging yang diberi bumbu spesial yang membuat kuahnya jadi berwana hitam, yakni memakai bumbu kluwek atau dalam bahasa Sunda disebut Pucung. Bedanya hanyalah, rawon setan ini hanya dijual diatas jam 10 malam yang diyakini konon katanya menjadi waktu mahluk astral alias setan tengah bergentayangan.

6. Nasi Kalong: Sesuai namanya, buka mulai malam hari atau dalam istilah Sunda 'ngalong'. Masakan khas Sunda yang sehat, nasi dihidangkan bersama aneka tumisan, daging, sambal nasi merah, atau aneka sambal lainnya.


Sumber : okezone.com

0 comments: