Mengenal Tradisi Bangkawan, Pembangunan 'Rumah Tengkorak' Suku Dayak di Tanah Borneo

Kamis, Oktober 13, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Rumah Adat Dayak (Foto: Folksofdayak)

INDONESIA merupakan negara yang kaya akan budaya dan suku bangsa. Salah satu suku yang ada di Indonesia adalah Suku Dayak.

Suku Dayak merupakan suku asli Kalimantan yang memiliki beragam tradisi dan adat yang mungkin terkesan menyeramkan.

Suku Dayak dikenal memiliki keunikan tersendiri. Salah satunya adalah tradisi membangun rumah tengkorak yang disebut dengan Bangkawan.

Dikutip Okezone dari berbagai sumber, Bangkawan merupakan sebuah tradisi Suku Dayak. Tradisi atau kebiasaan ini tentu memiliki makna tersendiri bagi suku Dayak.

Meskipun tradisi atau kebiasaan ini terkesan mengerikan nyatanya tidak semua suku Dayak menjalaninya.

Tradisi ini hanya dijalani oleh suku Dayak Dusun yang berada di Kalimantan Utara. Setiap desa yang ada di Kalimantan Utara ini memiliki rumah kecil dan dibangun sebagai rumah Bangkawan yang diisi oleh tengkorak dari penduduk setempat.

Konon katanya, rumah yang terbuka pada bagian depannya berisikan tengkorak yang menjadi simbol kehebatan para pahlawan desa tersebut.

Tengkorak ini berasal dari orang yang bukan sembarangan, karena di dapat dari kegiatan perang para musuh yang telah gagal, lalu kepalanya di penggal dan dibawa ke desa sebagai bukti kemenangan.

Pahlawan yang menang akan disambut dengan suka cita oleh para gadis desa, dan dilanjutkan dengan upacara pembersihan sial.

Upacara ini bermaksud untuk mengusir roh jahat sehingga para pahlawan yang telah menang kembali dalam keadaan suci.

Bangkawan juga dianggap sebagai simbol keberkahan dan juga keselamatan bagi suatu desa.

Mitosnya, tengkorak ini disebut memiliki aura dan kekuatan besar untuk menjaga sebuah desa dari gangguan lawan.

Selain itu, Bangkawan juga di percaya membawa keberkahan karena bisa mendatangkan banyak kemakmuran, salah satunya hasil panen yang melimpah ruah.


Sumber : okezone.com

0 comments: