Misteri Batu Bleneng di Tol Cipali, Konon Dijaga Bangsa Jin hingga Tak Bisa Dihancurkan

Selasa, Oktober 25, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

https: img.okezone.com content 2022 10 24 408 2693178 misteri-batu-bleneng-di-tol-cipali-konon-dijaga-bangsa-jin-hingga-tak-bisa-dihancurkan-MlynhVTkFj.JPGBatu Bleneng di Tol Cipali banyak menyimpan misteri (Foto: Abah Gaul)

BAGI para pengguna jalan yang kerap melalui Tol Cipali, khususnya di KM 182-183 tentunya sudah tak asing dengan keberadaan batu Bleneng di sisi jalan yang kerap dikait-kaitkan dengan kecelakaan yang marak terjadi di area tersebut.

Tak hanya itu, letak batu Bleneng di atas ujung bukit Salam di Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat ini banyak mengundang misteri. Pasalnya, pada pembangunan jalan tol, batu bleneng tak bisa dipindahkan atau dihancurkan.

Batu Bleneng tampak sangat kokoh, terutama bagi yang melintas di bawahnya, ditambah kini area di sekitar batu Bleneng sudah rapi dicor.

Lantas seperti apakah asal usul dari batu bleneng? Berikut ulasannya sebagaimana Okezone rangkum dari berbagai sumber

Asal mula batu bleneng

Menurut keterangan juru kunci batu bleneng, nama batu ini berasal dari kata embel (lumpur) dan meneng (diam). Pada zaman dahulu, lokasi batu bleneng merupakan gunung berapi yang akan meletus.

Di lokasi itu, ada dua lubang besar dan masing-masing hendak mengeluarkan muntahan dari perut bumi. Dari dua lubang tersebut, salah satunya adalah di Bukit Salam yang mengeluarkan lumpur atau dalam bahasa Cirebon disebut embel.

Lumpur yang keluar tidak pernah berhenti sehingga membuat kawasan tersebut dan di bawahnya penuh dengan lumpur.

Melalui seseorang yang sakti dan memiliki kekuatan gaib, akhirnya lubang lumpur tersebut ditutup menggunakan batu besar agar lumpur tak keluar lagi atau dalam bahasa Cirebon disebut meneng atau diam. Jadilah batu itu kokoh berdiri sampai sekarang.

Kejadian mistis di sekitar batu bleneng

Ada beragam cerita mistis dari setiap pengemudi yang melintasi jalan tol ini. Di mana batu bleneng dianggap sebagai tempat yang didiami oleh makhluk halus dari bangsa jin yang kerap mengganggu orang yang melintasi jalan Tol Cipali pada KM 182.

Salah satu pengemudi asal Pekalongan, Faizin mengungkapkan ketika perjalanannya dari Ciputat menuju Pekalongan ia melihat sosok pria berambut panjang yang berdiri di atas batu Bleneng.

Kisah lain mistis berikutnya datang dari seorang pekerja tol yang tewas ketika ditugaskan untuk menghancurkan batu bleneng menggunakan alat berat, akibat dari kejadian tersebut, jalur jalan tol terpaksa dibelokkan.

Bila ditinjau dari topografi jalan tol, kecelakaan yang terjadi selama ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Salah satunya akibat human error, yakni jalan yang lurus dan panjang menyebabkan pengemudi bisa tiba-tiba mengantuk.

Hal lain yang memungkinkan terjadinya kecelakaan adalah adanya tebing hasil dari pemotongan Gunung Salam dan mengapit jalan tol. Panjang masing-masing tebing sekitar 300 meter sedangkan puncak tebing tingginya sekitar 40 meter. Dari hasil pemotongan tersebut jalur tol berbentuk huruf S, yang membuat jalan jadi berkelok dan menanjak.

Sehingga diimbau bagi para pengemudi yang melintasi jalur ini, agar sellau berhati-hati dan tidak mengemudi dalam keadaan lelah, atau mengantuk. Selain itu juga tidak mengemudi dalam kecepatan di atas rata-rata.

Sumber : okezone

0 comments: