Situs Kuno dan Keramat hingga Kisah Anak Kuntilanak dari Pontianak

Rabu, Oktober 12, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Solopos.com, SOLO — Sejumlah situs kuno namun kurang terkenal ditemukan di lereng Gunung Lawu yang merupakan salah satu gunung keramat di Jawa Tengah. Peninggalan arkeologi yang sebagian terbengkalai itu, di antaranya Situs Sawit, Situs Selembu, dan Candi Buntar.

Situs Sawit secara administratif berada di Desa Tambak, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar. Sedangkan Situs Selembu berlokasi di Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten, dan Candi Buntar terletak di Desa Buntar, Kecamatan Mojogedang, Karanganyar.

Situs Sawit mirip dengan peninggalan prasejarah di sepanjang Kali Samin, salah satunya di Situs Watu Kandang Ngasinan yang terletak di sebelah timur Dusun Ngasinan, Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih, Karanganyar. Jaraknya kurang lebih 150 meter ke arah selatan Kali Samin. Ulasan lengkap mengenai Situs Sawit bisa dibaca dalam artikel Situs Kuno dan Keramat, Tapi Kurang Terkenal di Lereng Gunung Lawu.

Konten menarik lain yang bisa dibaca di kanal Espos Plus terkait sejarah lahirnya busana langenharjan. Beskap langenharjan menggunakan paduan gaya rokkie atau jas ala Barat berdasi kupu-kupu yang mendapat sentuhan corak Jawa dengan keris di bagian pinggang. Beskap yang populer hingga sekarang itu terlahir dari sebuah pertemuan sakral dua raja dari trah Mataram.

Pertemuan dua raja itu berlokasi di Pesanggrahan Langenharjo yang biasa dipakai keluarga raja untuk berekreasi. Pesanggarahan ini berlokasi di salah satu sudut Solo Baru. Lalu, bagaimana proses lahirnya gaya busana beskap langenharjan yang dikenal hingga kini?

Kawasan Solo Baru mengalami kemajuan pesat dalam dua dekade terakhir. Di tengah menjamurnya bangunan bertingkat seperti hotel berbintang hingga pusat-pusat perbelanjaan, di kawasan ini masih terdapat suatu bangunan kuno yang disakralkan yang dibangun pada masa Sinuhun Paku Buwono (PB) IX (1861-1893) sekitar 1870 ini. Bangunan kuno itu adalah Pesanggrahan Langenharjo yang berlokasi di Desa Langenharjo, Solo Baru, Sukoharjo. Ulasan lengkap mengenai berkap langenharjan bisa dibaca dalam artikel Pertemuan Dua Raja Trah Mataram di Balik Lahirnya Beskap Langenharjan.

Konten menarik lain yang disajikan di kanal Espos Plus terkait kisah gadis yang dijuluki anak kuntilanak dari Pontianak. Seorang gadis cantik bernama Tiara Kartika mencuri perhatian warganet karena dijuluki sebagai anak kuntilanak. Gadis cilik berusia 11 tahun itu konon kerap mengalami berbagai kejadian mistis. Kisah misteri tentang sosok Tiara dibagikan oleh Karol di kanal Youtube KAROL INOVANI.

Sejak kecil Tiara hidup bersama Nenek Nur yang menemukannya di hutan. Sampai saat ini tidak diketahui siapa orang tua bocah berparas ayu tersebut. Masa kecilnya tidak berjalan mulus lantaran dia kerap dirundung sebagai anak kuntilanak oleh teman-temannya sampai harus berhenti sekolah pada kelas III sekolah dasar (SD).

Perundungan terjadi lantaran Tiara sering kesurupan dan memiliki kebiasaan yang misterius. Dia sering menyisir rambutnya dengan jari dan disebut memiliki ibu pendamping yang tak lain adalah kuntilanak. Lantas, seperti apa wujud kuntilanak sebenarnya? Ulasan lengkap mengenai kisah anak kuntilanak dari Pontianak ini bisa dibaca dalam artikel Kuntilanak dari Pontianak Terbang ke Layar Kaca.

Sumber : solopos

0 comments: