Soal Penahanan Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru Justru Singgung Kasus Nindy Ayunda

Rabu, Oktober 26, 2022 Majalah Holiday 0 Comments



SAHABAT Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru ikut menanggapi penahanan wanita 36 tahun itu di Rutan Serang selama 20 hari ke depan. Namun, ia mengaku enggan mengomentari perkara hukum yang tengah dihadapi oleh ibu tiga anak tersebut.

Saat dikonfirmasi awak media, Fitri Salhuteru justru menganggap tidak ada keadilan yang didapatkan oleh sahabatnya. Bahkan, ia menyebut bahwa bintang Jakarta Undercover itu sudah mengetahui bahwa dirinya akan ditahan dan diperlakukan tak adil.

"Tidak ada komen untuk penahanan Nikita, karena Nikita sudah siap dan tahu dia akan diperlakukan lagi lagi tidak adil di negeri ini," ungkap Fitri Salhuteru saat dikonfirmasi awak media, Selasa (25/10/2022).

Dalam kesempatan itu, Fitri juga sempat menyinggung soal kasus hukum yang menjerat Nindy Ayunda. Pasalnya kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Nindy terhadap sopirnya sudah dua tahun berjalan tetapi hingga kini masih belum mendapatkan titik terang.

"Hanya ingin melihat bagaimana kasus saudara pelapor di Polres Jaksel tentang kejahatan 'HAM' penyekapan dan penganiayaan, semoga hukum pun bisa ditegakan," papar Fitri.

Nikita Mirzani dan Fitri Salhuteru

"Saya akan speak up masalah ini hingga ada keadilan yang fair di negeri ini," tegasnya.

Di akhir perbincangan, Fitri meminta agar masalah hukum yang menimpa wanita 36 tahun itu bisa mendapat perhatian Kapolri. Tak lupa, ia pun juga turut mempertanyakan soal kasus hukum Nindy Ayunda yang terkesan lambat dalam penanganannya.


"Semoga bapak Kapolri @listyosigitprabowo memberikan perhatian untuk masalah yang menimpa Nikita, jika ITE yang buktinya tidak jelas saja Nikita diperlakukan bak penjahat berat apakah penyekapan yang korban dan buktinya jelas akan bebas berkeliaran?," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Nikita Mirzani dilaporkan oleh Dito Mahendra terkait kasus pencemaran nama baik dan UU ITE pada 16 Mei 2022 lalu. Ia dilaporkan oleh kekasih Nindy Ayunda tersebut ke Polresta Serang Kota dan telah ditetapkan sebagai tersangka sejak 14 Juni 2022 lalu.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Nikita diketahui sempat dicekal untuk bepergian ke luar negeri. Ia pun diduga melanggar Pasal 27 ayat 3 Jo Pasal 45 ayat 3 atau Pasal 36 Jo Pasal 51 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).


Sumber : OKEZONE.COM

0 comments: