Tips Beraktivitas di Alam Terbuka Bersama Anak

Selasa, Oktober 18, 2022 Majalah Holiday 0 Comments

Ilustrasi beraktivitas di luar ruangan bersama anak. Foto: areetham/Shutterstock

Setiap orang tua punya cara tersendiri dalam mengembangkan aktivitas yang menyenangkan untuk anak. Salah satunya adalah beraktivitas di alam terbuka, seperti berkemah, mendaki gunung, atau bermain di hutan.
Menurut psikolog Intan Erlita, M.Psi, beraktivitas di luar ruangan bisa menjadi pengalaman baru untuk anak. Pasalnya, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan yang dapat memancing keingintahuan si kecil untuk bereksplorasi.
“Anak itu kan jiwanya petualang ya, ini mendapatkan pengalaman yang baru, tidur di tenda, dengerin suara burung dan hewan-hewan lain. Nah, ini jadi experience baru untuk mereka dan ini bagus untuk memberikan stimulus perkembangan mereka,” jelas Intan dalam acara ZEN Day in Nature di Gunung Pancar, Sentul, pada Sabtu (15/10).
Agar aktivitas di alam terbuka makin seru, Intan memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua bersama anak.

Tips dari Ahli dalam Beraktivitas di Alam Terbuka Bersama Anak

1. Kenalkan Alam Sejak Dini
Menurut Intan, tidak ada batasan berapa minimal usia anak perlu dikenalkan pada alam. Makin cepat tentu akan lebih baik. Meski begitu, perlu diperhatikan juga kondisi si kecil dan kesiapan orang tua.
2. Biarkan Anak Bereksplorasi
Bagi anak-anak, alam terbuka menjadi tempat baru untuk bereksplorasi. Salah satunya mengenali berbagai macam tekstur di alam, seperti rumput dan tanah. Hal itu bisa menjadi cara untuk mengembangkan sensor motorik si kecil. Intan menyarankan orang tua agar memberi kesempatan pada anak jika ingin jalan-jalan tanpa alas kaki di atas tanah atau rumput.
“Kalau bawa anak-anak nih kalau bisa lepas alasnya enggak apa-apa, jadi anak-anak tuh merasakan perbedaan ‘ohh rumput itu begini’.” ujarnya.
3. Beri Kesempatan Anak untuk Memimpin
Jalan-jalan di alam terbuka mungkin bisa menjadi cara untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan pada anak. Ya Moms, Anda bisa memberi kesempatan bagi si kecil untuk memimpin perjalanan tersebut. Namun, tetap awasi anak selama perjalanan, ya.
4. Hindari Terlalu Sering Melarang Anak
Orang tua terkadang merasa khawatir saat anak bereksplorasi di alam terbuka. Ya Moms, si kecil mungkin akan bermain tanah atau memegang berbagai tanaman di sekitarnya dan membuatnya jadi kotor. Hal itulah yang membuat orang tua merasa khawatir dan melarang si kecil untuk bereksplorasi. Tak hanya akan membuat anak takut, hal itu juga akan berdampak pada masa depan si kecil.
“Jadi jangan sampai karena alasan kita takut kotor, takut kuman, takut segala macem, akhirnya kita membatasi anak-anak untuk enggak berinteraksi dengan alam. Karena beneran deh, kalau kita sudah berinteraksi dengan alam tuh pelajarannya banyak banget,” kata Intan.
Meski mengizinkan anak bereksplorasi, orang tua tetap perlu mengawasi anak untuk mencegah sesuatu yang tidak diinginkan ya, Moms.

Sumber : kumparan.com

0 comments: