Tips Memulai Bisnis Jastip Beserta Keuntungannya

Rabu, Oktober 12, 2022 Majalah Holiday 0 Comments


Jakarta - Jastip kini menjadi bisnis potensial dan cukup menjanjikan. Bisnis ini cukup mudah untuk dilakukan, namun butuh ketekunan jika ingin menjadikannya sumber pendapatan yang besar. Berikut ini penjelasan mengenai pengertian jastip beserta keuntungan dan tips untuk memulaimya.

Apa Itu Jastip?
Jastip adalah singkatan dari jasa titip. Dilansir dari ocbcnisp.com, jastip adalah jasa membelikan barang untuk orang lain di suatu tempat untuk mendapatkan keuntungan dari harga barang tersebut. Bagi orang yang menitip barang, mereka pun mendapatkan keuntungan, yakni tak perlu mendatangi tempat tersebut dan tidak perlu membeli secara online dengan membayar ongkos kirim.

Biasanya, jastip ini berbentuk pre-order, yakni si penyedia jastip mempromosikan jasanya melalui media sosial, lalu konsumen yang tertarik akan membayar terlebih dahulu baru kemudian dibelikan oleh penyedia jastip.

Keuntungan Bisnis Jastip

Dari sedikit penjelasan di atas, bisa kita lihat bahwa bisnis jastip cukup mudah untuk dijalankan, sehingga bisa dilakukan oleh siapa pun. Berdasarkan buku My Passion, My Business yang ditulis Sani Hasanah, berikut ini beberapa keuntungan menjalankan bisnis jastip.

1. Tanpa modal
Bisa dibilang menjalankan bisnis jastip ini tidak memerlukan modal. Sebab pebisnis jastip biasanya baru membelikan barang setelah pembelinya membayar terlebih dahulu. Berbeda dengan toko online atau marketplace, penjual harus membelikan barang terlebih dahulu hingga barang sampai di tangan pembeli. Setelah itu penjual baru menerima uangnya.

2. Minim Risiko
Berbisnis jastip ini minim risiko. Alasan pertama seperti yang telah dijelaskan, bahwa pembeli membayar terlebih dahulu sebelum penyedia jastip ini membelikan barang.

Kedua, penyedia jastip hanya membeli barang sesuai dengan jumlah yang diminta. Berbeda dengan toko online atau toko konvensional, penjual biasanya menyetok barang sehingga berisiko rusak atau kedaluwarsa.

Ketiga, penyedia jastip ini bisa langsung mengecek kualitas barang yang akan ditawarkan ke pembeli, sehingga kemungkinan ditipu menjadi kecil.

Namun bukan tanpa risiko, jastip juga punya risiko seperti barang yang rusak ketika dalam perjalanan. Penyebabnya antara lain kecelakaan, pengemasan kurang aman, atau terjadi masalah di bagasi pesawat.

3. Untung Besar
Berbisnis tentu mencari keuntungan. Dengan jastip ini, keuntungan yang diperoleh penyedia jasa bisa menjadi besar. Penyedia jastip biasanya memperoleh keuntungan dari mematok upah untuk jasa membelikan per barang.

Biaya jasa ini tidak ada ketentuan besarannya, namun diperkirakan bisa di kisaran Rp 5 ribu sampai Rp 25 ribu. Semakin banyak barang yang dibeli, semakin banyak pula keuntungannya. Misalnya dalam sekali perjalanan, Anda menerima pesanan jastip 20 barang dengan nilai jasa Rp 25 ribu per barang, maka Anda mendapatkan untung Rp 500 ribu. Belum lagi jika Anda bisa mendapatkan diskon dari penjual.

4. Iseng Jadi Bisnis
Layanan jastip ini biasanya dilakukan oleh orang yang memang senang travelling atau memiliki waktu luang. Awalnya ketika mereka pergi ke suatu tempat hanya iseng menawarkan barang kepada teman-temannya di media sosial. Namun ketika merasakan keuntungan, mereka menjadikannya sebagai bisnis.

Tips Memulai Usaha Jastip
Cukup mudah untuk memulai bisnis jastip. Dirangkum dari buku My Passion, My Business dan ocbcnisp.com, ada 9 tips buat Anda yang ingin memulai bisnis jastip.

1. Ketahui Produk Potensial
Tidak semua orang berminat menggunakan jastip. Peminat jastip pun tidak membeli semua jenis produk. Maka kenalilah target pasar Anda dan produk apa yang mereka minati.

2. Buat Foto Menarik
Fotolah produk yang Anda jual dengan semenarik mungkin dengan beberapa variasi. Akan tetapi harus diingat bahwa foto tersebut harus tetap terlihat orisinal agar pembeli Anda tidak membuat ekspektasi terlalu tinggi.

3. Tetapkan Tarif Masuk Akal
Sebelum menetapkan tarif jastip, Anda harus melihat jenis dan harga barang yang dijual, serta target pasar Anda. Jika harga barang termasuk murah, maka jangan pasang tarif tinggi. Lihat juga pembeli Anda, jika kalangan menengah atas bolehlah naikkan tarif dengan wajar.

4. Pastikan Produk Sesuai Ekspektasi
Jika Anda datang langsung ke lokasi, maka pastikan kualitas, keaslian, dan kondisinya. Lakukan pengemasan dengan baik, terutama jika mengambi barang dari luar negeri, supaya tidak terjadi kerusakan saat berada di perjalanan.

5. Buat Akses ke Penjual
Berkomunikasilah dengan baik kepada penjual. Jika sudah saling mengenal, Anda akan lebih mudah meminta diskon khusus. Termasuk ketika penjual berada di luar negeri, Anda juga harus bisa berkomunikasi menggunakan bahasa mereka, sehingga transaksi menjadi lebih lancar.

6. Rajin Berburu Event Potensial
Kenalilah berbagai event yang potensial diminati pengguna jastip. Selain tempa-tempat wisata, Anda juga bisa memanfaatkan berbagai event untuk meningkatkan penghasilan Anda. Misalnya Big Bad Wolf atau International Book Fair yang kemungkinan besar akan diminati.

7. Tingkatkan Promosi dan Pelayanan
Sebagai pebisnis, Anda harus terus meningkatkan cara promosi hingga seefektif mungkin. Di sisi lain, Anda harus meningkatkan pelayanan, seperti merespons dengan cepat, hingga mengemas barang dengan bagus.

8. Manfaatkan Sumber Daya
Gunakan berbagai sumber daya sebagai penunjang bisnis Anda. Karena jastip merupakan bisnis online, maka pakailah smartphone yang mumpuni, gunakan berbagai jenis media sosial dan manfaatkan berbagai promo atau diskon dari aplikasi tertentu.

9. Belajar dari Pesaing
Seperti bisnis lainnya, Anda harus mengetahui siapa pesaing Anda. Segera perbaiki kekurangan Anda dan kembangkan bisnis Anda lebih baik dari pesaing.

Contoh Bisnis Jastip
Berikut beberapa contoh jastip dari luar negeri maupun dari dalam negeri.

- Jastip dari Luar Negeri
Contoh dari jastip ini seperti dilansir dari buku Berani Resign karya Aji Sukma dan Elisabeth Murni, yakni saat Anda sedang melancong ke Korea Selatan, Anda bisa mencari produk skincare, kosmetik, suvenir KPop, atau kaus kaki lucu dan memotretnya dengan menarik.

Kemudian unggahlah foto tersebut di media sosial lengkap dengan harga barang, ongkos jasa titip, dan ongkos kirim jika pembeli berasal dari luar daerah. Jika ada pembeli tertarik, maka persilakan transfer ke nomor rekening atau dompet elektronik Anda. Tunggu sampai batas waktu tertentu atau batas pesanan tertentu.

- Jastip dari Dalam Negeri
Seperti yang dilansir dari buku Moneypedia yang dikarang John Afifi, dicontohkan jastip yang dilakukan oleh seseorang asal Balikpapan yang berkuliah di Yogyakarta, bernama Lia. Dia menyediakan jastip khusus kue artis khusus untuk pembeli di wilayah Jawa Tengah.

Awalnya dia hanya melayani permintaan teman yang titip kue artis di tempat asalnya. Namun lama kelamaan jasa ini berkembang menjadi bisnis. Bahkan kemudian dia melayani pengiriman hingga ke Jawa Timur.

Demikian tadi penjelasan lengkap mengenai apa itu jastip, keuntungan beserta tips untuk memulainya. Semoga bermanfaat.

Sumber : detik.com

0 comments: